Dedi Mulyadi Pimpin Hasil Quick Count Pilkada Jawa Barat, Apa Benar Dipengaruhi oleh Iket Miliknya?

inNalar.com – Paslon Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan menjadi sorotan publik karena memperoleh kemenangan telak pada hasil quick count (qc) Pilkada Jawa Barat 2024.

Dedi Mulyadi berhasil meraih suara signifikan yang tidak hanya mencerminkan dukungan masyarakat, tetapi juga menunjukkan pengaruh budaya dalam kampanye politik.

Salah satu elemen yang menarik perhatian adalah penggunaan iket Sunda oleh Dedi Mulyadi, yang diyakini berkontribusi besar terhadap elektabilitasnya.

Baca Juga: Tak Beda Jauh dengan Quick Count, Ini Hasil Real Count Pilkada Jawa Tengah! Pasangan Luthfi-Yasin Unggul

Hasil quick count dari beberapa sumber menunjukkan bahwa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat ini meraih 61,16% suara.

Yang di mana angka tersebut terpaut sangat jauh dari paslon lain bahkan jika dibandingkan dengan pasangan Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie sebagai pesaing terdekatnya.

Karena pasangan calon tersebut meskipun menduduki posisi kedua pada hasil quick count, persentasenya hanya mendapatkan 20,07%.

Baca Juga: Bocoran Baru! MenPAN RB Janjikan Jaminan Kesejahteraan untuk PPPK Full Time Tahap 2

Posisi pertama dalam hasil qc ini tidak hanya mencerminkan dukungan yang solid dari pemilih saja.

Tetapi juga pada sisi lainnya menunjukkan efektivitas pada strategi kampanye yang diterapkan oleh pasangan ini.

Data dari lembaga survei seperti Indikator Politik Indonesia semakin memperkuat klaim bahwa Dedi Mulyadi telah berhasil membangun citra positif di mata masyarakat.

Baca Juga: Siapa Pemenang Pilkada Jawa Tengah 2024? Ini Hasil Quick Count dan Real Count KPU

Bahkan sebelum hari pemungutan suara, elektabilitas paslon gubernur dan wakil gubernur  pada Pilkada Jawa Barat 2024 ini sudah sangat terlihat menjanjikan.

Dalam survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia pada periode 14-20 November 2024 saja, pasangan ini meraih angka elektabilitas sebesar 71,5%.

Angka tersebut menunjukkan dominasi mereka di tengah persaingan ketat dengan kandidat lainnya.

Baca Juga: Sudah di Depan Mata! Ini Kisi Kisi Materi Pokok Uji Kompetensi Seleksi PPPK 2024 Tahap 1

Popularitas Dedi sebagai mantan Bupati Purwakarta dan rekam jejaknya dalam memimpin daerah, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tingginya dukungan masyarakat.

Salah satu aspek menarik dari kampanye Dedi Mulyadi adalah penggunaan iket Sunda, yang merupakan simbol budaya lokal.

Iket ini bukan sekadar aksesori semata saja, karena Dedi melambangkan identitas dan tradisi masyarakat Jawa Barat lewat benda tersebut.

Dengan mengenakan iket Sunda, Mantan bupati Purwakarta ini berhasil menciptakan kedekatan emosional dengan masyarakat bumi pasundan.

Banyak warga merasa terhubung dengan simbol budaya tersebut, sehingga meningkatkan rasa kepemilikan mereka terhadap calon pemimpin.

Penampilan yang khas dan mudah dikenali ini terbukti sangat berkontribusi pada pengenalan publik yang lebih baik.

Dalam survei yang sama, banyak responden menyatakan bahwa penampilan Dedi dengan iket Sunda membuatnya lebih relatable dan dekat dengan masyarakat.

Hal ini menunjukkan bahwa simbolisme budaya dapat menjadi alat efektif dalam membangun dukungan politik.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]