Dapat Kucuran Dana Rp235 Miliar, Jembatan di Kota Kupang Ini Cuma Dibangun dalam Waktu 3 Tahun, Tapi Dinobatkan Terpanjang se-NTT?

inNalar.com – Kementerian PUPR telah membangun salah satu sarana terbaik di Kota Kupang, yakni Jebatan Petuk.

Lokasi Jembatan Petuk ini sendiri terletak di Kec. Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur  (NTT).

Proyek tersebut sejatinya telah dituntaskan sejak Oktober 2017 lalu.

Baca Juga: Sanggup Keluarkan Rp8 Triliun untuk Akuisisi Saham Blok Migas di Oman, Konglomerat Migas Indonesia Ini Ternyata Punya Utang Bank Rp4,2 T

Konstruksi bangunan pelengkap sarana transportasi ini sendiri memiliki panjang hingga 337 meter dan disebut sebagai jembatan terpanjang se-NTT.

Jembatan ini juga merupakan dari bagian jalan lingkar luar di kota tersebut.

Adapun tujuan pembangunannya tidak lain adalah untuk melancarkan akses lalul lintas setempat.

Baca Juga: Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Banten Punya Pabrik Baru Seluas 121 Ha yang Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja, Lokasinya…

Terutama dari Kota Kupang menuju Pelabuhan Tenau dan beberapa kabupaten lainnya.

Baik itu di derah Malaka, Beli, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, hingga Timor Barat.

Pembangunan jembatan ini sendiri memanfaatkan anggaran tahun jamak sebesar Rp235 miliar, yakni sejak tahun 2015 lalu sampai dengan 2017.

Baca Juga: 22 Tahun Dibangun, Akhirnya Mega Proyek Bendungan Mbay Rp1,7 Triliun Mulai Dikerjakan, Tapi Progresnya…

Jembatan Petuk ini memiliki tipe precast prestresed girder dengan 5 pilar setinggi 25-35 meter.

Areanya juga dihiasi oleh berbagai bentuk ornamen budaya lokal.

Pastinya bisa menjadi ikon baru yang dibanggakan oleh masyarakat NTT terkhusus Kota Kupang.

Baca Juga: Sukses Raup Laba Rp3,3 Miliar, Rupanya Perusahaan Tambang Ini Gunakan Teknologi AI Buat Keruk Emas di Jawa Barat, Dibuat oleh Hacker?

Melansir dari PUPR, jembatan bentang panjanng ini dirampungkan oleh Ditjen Bina Marga.

Kehadirannya bisa jadikan pengunjung untuk menikmati hamparan luas pepohonan hijau di sekitarnya.

Selain itu, di bagian pinggir jembatan juga telah terpasang pengaman.

Baca Juga: Rogoh Kocek Rp8,3 Triliun, Konglomerat Migas Indonesia Akuisisi 20 Persen Saham 2 Blok Migas di Oman

Tujuannya untuk mencegah pengunjung agar tidak terjatuh dari bibir jembatannya.

Tidak hanya itu, telah terpasang pula lampu penerangan sehingga sangat nyaman melewatinya walaupun di malam hari.

Kemudian pada pagi hari, masyarakat juga dapat memanfaatkan areanya yang cukup luas untuk duduk santai maupun jogging.***

Rekomendasi