

inNalar.com – Megaproyek IKN di Kalimantan Timur mendapatkan bantuan teknis dari Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank atau ADB) senilai miliaran rupiah.
Proyek Ibu Kota Nusantara itu terus digenjot pembangunannya agar bisa rampung tepat waktu.
Pemerintah Indonesia sendiri masih terus mengumpulkan investor baik dalam maupun luar negeri untuk membantu pembangunan proyek jangka panjang ini.
Menariknya, bantuan tak hanya datang dari para investor saja. Namun ada dari sejumlah pihak.
Salah satunya ialah dari Bank Pembangunan Asia atau yang biasa dikenal dengan ADB.
Melansir dari Antara, pihak bank tersebut telah memberikan bantuan teknis dalam nominal yang cukup besar.
Yakni menyumbangkan dana senilai 2,4 juta dollar AS atau setara Rp37,22 miliar.
Sumber bantuan teknis tersebut berasal dari berbagai sumber daya yang dikelola oleh Asian Development Bank.
Jiro Tominaga selaku Direktur ADB menjelaskan bahwa bantuan untuk IKN di Kalimantan Timur untuk tiga pilar.
Baca Juga: Cocok Buat Healing, Bukit di Sumba Timur Ini Suguhkan Panorama Bak Dunia Fantasi, Pernah Kesini?
Yaitu perencanaan dan desain, di mana diharapkan penggunaan lahan dan perencanaan tata ruang bisa mewujudkan ibu kota baru sebagai kota hijau yang cerdas.
Lalu ada membatasi dampak, yakni meminimalkan dampak negatif dari pembangunan dengan melakukan survey lingkungan dan sosial.
Terakhir ada mobilisasi pembiyaan, yakni pengembangan kebijakan serta kerangka investasi di ibu kota pengganti DKI Jakarta ini.
Sehingga bantuan dari bank ini tujuannya agar IKN menjadi kota layak huni serta berkelanjutan.
Selain itu bisa membantu IKN di Kalimantan Timur ini menjadi kota hijau dan pintar seperti yang diimpikan dan berusaha diwujudkan oleh Pemerintah Indonesia.
Sekadar informasi, ADB sendiri merupakan bank multilateral yang dibentuk pada 1966 untuk mengurangi kemiskinan di Asia dan Asia Pasifik.
Bank Pembangunan Asia ini terdiri dari 67 negara yang menjadi anggota dari dari Komisi Ekonomi Asia.
Bank ini bisa dibilang merupakan lembaga keuangan dengan kredit obligasi AAA, dan sasaran kreditnya adalah dari sektor publik.
Jenis instrument keuangannya ada tiga jenis, yakni pinjaman, kemudian hibah hingga bantuan teknis.
ADB yang digunakan ke IKN di Kalimantan Timur ialah jenis instrument bantuan teknis.***