

inNalar.com – Ponorogo merupakan salah satu daerah di Jawa Timur dengan ikon reog ponorogonya.
Reog merupakan seni tarian kebudayaan khas daerah Ponorogo yang sangat populer.
Menjadi kesenian yang ikonik di Ponorogo, kini pemerintah setempat tengah membangun sebuah monumen.
Monumen di Ponorogo tersebut nantinya dikenal dengan nama Monumen Reog Ponorogo.
Secara administratif, Monumen Reog Ponorogo ini berlokasi di Gunung Gamping, Desa/Kecamatan Sampung, Ponorogo, Jawa Timur.
Bersumber dari video yang diunggah di akun youtube/Jejak Richard yang mengulas tentang meonumen tersebut.
Pemangunan monumen reog Ponorogo ini telah dimulai pada awal tahun 2023 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2024 mendatang.
Monumen Reog Ponorogo ini nantinya digadang-gadang sebagai monumen tertinggi di Indonesia.
Monumen Reog Ponorogo ini nantinya akan menjulang setinggi 126 meter.
Nantinya, tinggi monumen ini akan mengalahkan patung GWK di Bali yang kini menjadi patung tertinggi di Indonesia.
Uniknya lokasi dari monumen ini berada di balik pemukiman warga di pedesaan.
Tentunya dengan adanya monumen ini akan mendorong sektor pariwisata di daerah ini.
Mengingat monumen ini nantinya akan menjadi ikon utama dan jadi objek wisata bertaraf nasional.
Dengan dibangunnya monumen ini, tampak mulai terdapat pembangunan tempat bisnis atau usaha yang akan menunjang pariwisata di sekitar monumen.
Selain itu, dampak dibangunnya monumen ini adalah terjadinya kenaikan harga tanah yang melonjak hingga 3 kali lipat.
Proyek pembangunan monumen Reog Ponorogo ini digagas oleh Bupati Ponorogo yaitu Sugiri Sancoko.
Maka dari itu, pemerintah pusat pun menggelontorkan dana yang cukup fantastis yakni sekitar Rp 85 miliar yang sumbernya dari APBN.***