

inNalar.com – Bandara merupakan salah satu fasilitas umum yang mana tidak di semua kota ada.
Di Provinsi Jambi sendiri hanya terdapat 2 bandara yakni bandara utama Sultan Thaha Syaifuddin dan Bandara Depati Parbo.
Salah satu bandara tersebut kini tengah dalam renovasi perluasan yakni bandara Depati Parbo.
Bandara Depati Parbo sendiri merupakan bandara perintis yang berlokasi di Desa Hiang Tinggi, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Saat ini, Bandara Depati Parbo hanya memiliki landasan pacu sepanjang 1.800 m dan lebar 30 m.
Dengan landas pacu yang tidak terlalu besar ini membuat jenis esawat terbesar yang bisa beroperasi di bandara ini adalah pesawat Fokker F50.
Dengan berjalannya bandara ini, waktu tempuh dari Jambi ke Kota SUngai Penuh hanya menjadi 1 jam saja.
Sebelum beroperasinya bandara ini, jarak tempuh dari Jambi ke Kota Sungai Penuh bisa memakan waktu hingga 10 jam.
Dengan berkembangnya zaman dan kemajuan destinasi wisata yang semakin banyak di Provinsi Jambi, pemerintah mencanangkan perluasan bandara Depati Parbo.
Hal ini dilakukan guna setidaknya bandara ini nantinya dapat melayani naik turun pesawat selevel boeing.
Hal tersebut harus direalisasikan dengan memperbesar landasan pacu yang berukuran minimal 2.600 m x 100 m.
Sebelumnya, tepatnya sebelum covid-19 merebak, pembangunan perluasan Bandara Depati Parbo ini telah dilakukan dan sempat terhenti.
Tahun 2023 ini, proyek tersebut dilanjutkan dengan anggaran yang cukup fantastis yakni senilai Rp50 Miliar.
Namun, masih terdapat kendala mengenai pembebasan lahan untuk perluasan bandara dimana pemerintah telah membebaskan sekitar 44 hektar.
Sedangkan, pembebasan lahan yang perlu dilakukan lagi adalah sekitar 12 hektar. Jika pembebasan lahan tahun ini telah rampung, maka target selesainya proyek ini adalah pada tahun 2024 mendatang.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi