Dananya Rp14,74 T, Jembatan Penghubung 2 Pulau di Kepulauan Riau Akan Jadi yang Terpanjang se-Indonesia?

inNalar.com – Tak henti-hentinya pemerintah Indonesia melakukan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna memudahkan konektivitas antar wilayah.

Kini, akan dibangun sebuah mega proyek jembatan di Kepulauan Riau yang akan menghubungkan 2 pulau.

Proyek jembatan di Kepulauan Riau tersebut nantinya akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Warung Pecel Legendaris di Madiun, Nomor 2 Sering Jadi Langganan Mantan Presiden SBY! Yuk Cobain

Hingga kini, sebagaimana dikutip dari sumber terpercaya, proyek Jembatan Batam-Bintan ini di Kepulauan Riau memasuki tahap final business case.

Rencananya, pembangunan tapak awal lokasi dari Jembatan Batam-Bintan ini akan dilakukan pada 31 Juli hingga 4 Agustus 2023 di Kepulauan Riau.

Proyek jembatan Batam-Bintan ini ditargetkan akan rampung dan beroperasi pada tahun 2025 mendatang.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Tepo Tahu Terenak dan Termurah di Ngawi Jawa Timur, Traveller Wajib Coba!

Proyek jembatan Batam-Bintan ini nantinya akan memiliki panjang yang sangat bombastis.

Bahkan, Jembatan Batam-Bintan digadang-gadang akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia.

Rencananya, jembatan Batam-Bintan ini akan membentang sepanjang 14,753 Km.

Baca Juga: Panjangnya 130,6 Km, Jalan Tol Terluar di Aceh Gagal Selesaikan Target Proyek Pada Akhir 2021, Akhirnya…

Nantinya, jika jembatan ini telah rampung dan beroperasi, diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan mengurangi biaya logistik antara Pulau Batam dan Pulau Bintan.

Tak hanya itu, dengan keberadaan jembatan ini juga bisa mengefisiensikan mobilitas kendaraan dari kedua wilayah di Kepulauan Riau tersebut.

Sebelumnya, rencana awal dari pembangunan jembatan Batam-Bintan ini akan dibangun pada tahun 2021.

Namun, karena pandemi terpaksa pembangunan jembatan Batam-Bintan ini harus diundur meski lokasinya telah ditetapkan pada akhir 2019 lalu.

Untuk proyek sebesar ini, dana yang digelontorkan juga tidak main-main mencapai angka belasan triliun.

Sebagaimana yang direncanakan, proyek jembatan Batam-Bintan ini akan menghabiskan dana sebesar Rp14,74 Triliun.

Pendanaan proyek ini nantinya akan diambil dari dana loan luar negeri, dana dari pemerintah sendiri, dan salah satu investor besar AIIB atau Asian Infrastructure Investment Bank.

AIIB atau Asian Infrastructure Investment Bank sendiri berinvestasi sebesar USD 300 juta atau sekitar Rp4,4 Triliun.***

Rekomendasi