

inNalar.com – Minat masyarakat Indonesia terhadap dunia olahraga sepak bola sangatlah tinggi, itulah mengapa dibutuhkan lapangan sepak bola.
Lapangan sepak bola yang ada di daerah pedesaan biasanya tidak terlalu terawat, yang penting dapat dijadikan tempat untuk bermain sepak bola.
Namun, terdapat lapangan sepak bola di Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat yang dibangun dengan standar FIFA.
Lapangan berstandar FIFA yang ada di Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat ini dikenal dengan nama lapangan Sakti Lodaya seperti dikutip dari kanal YouTube Studio Langit.
Lapangan yang kini dikenal sebagai lapangan Sakti Lodaya ini diketahui bahwa dulunya adalah bekas lahan sampah.
Lahan di Desa Cisayong yang kini menjadi lapangan sepak bola disebut sebagai bekas lahan sampah karena dulunya menjadi lahan pembuangan sampah.
Baca Juga: IQAir: 10 Kota dengan Polusi Udara Terbersih Nomor 1 Mempunyai Level Udara di Angka 11, Dimana Ya?
Dengan alokasi dana mencapai Rp 2 miliar, bekas lahan sampah di Jawa Barat ini telah disulap menjadi lapangan sepak bola berstandar FIFA.
Lapangan sepak bola senilai Rp 2 miliar di Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat ini dibagi menjadi 3 zona, loh.
Zona pertama adalah lapangan pertandingan dan zona kedua adalah lapangan latihan seluas 42 x 25 meter persegi.
Kemudian untuk zona ketiga yang dibangun di lapangan sepak bola berstandar FIFA ini adalah taman lansia seluas 120 meter persegi.
Perlu diketahui, bahwa rumput yang digunakan untuk lapangan sepak bola di Jawa Barat ini setara dengan yang ada di JIS.
Dengan membangun bekas lahan sampah menjadi lapangan sepak bola berstandar FIFA, Desa Cisayong pernah menerima penghargaan.
Desa Cisayong di Jawa Barat pernah menerima penghargaan dari pemerintah sebagai Desa Inspiratif tahun 2018.
Kehadiran lapangan sepak bola di Cisayong, Jawa Barat dengan standar FIFA ini tentunya diharapkan mampu bermanfaat bagi warga sekitar.
Kini bekas lahan sampah di Jawa Barat ini telah menjadi lokasi yang bermanfaat dan dapat digunakan sebagai prasarana olahraga.***