Dananya Hampir Rp 5 Triliun, Proyek Fly Over Termegah di Sumatera Barat Ini Sempat Dibatalkan, Mengapa?

inNalar.com – Santer beredar kabar mengenai wacana pembangunan sebuah fly over di Sumatera Barat.

Setelah flyover ini rampung, akan disebut dengan nama flyover Sitinjau Lauik.

Pembangunan flyover tersebut nantinya akan berlokasi di Jalan Raya Padang-Jambi, Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat.

Nantinya, flyover Sitinjau Lauik ini akan menghubungkan jalur utama Padang ke Solok, Sumatera Barat.

Fly over ini nantinya akan membentang melintasi panorama 1 dan 2 Sitinjau Lauik sepanjang 21 Km.

Keberadaan flyover Sitinjau Lauik ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan.

Baca Juga: Proyek Rp800 M, Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) Kalimantan Barat Pakai Limbah Fly Ash PLTU Bengkayang

Selain itu, pembangunan flyover Sitinjau Lauik ini juga bertujuan guna mengurangi tingkat kecelakaan di jalur ekstrem karena tikungan yang tajam.

Kini, flyover Sitinjau Lauik ini masih melalui tahap perencanaan, kajian teknis pembiayaan, dan evaluasi.

Targetnya, flyover Sitinjau Lauik akan dibangun pada tahun 2024 mendatang.

Pembangunan flyover ini nantinya diperkirakan akan menalan dana fantastis yakni Rp 4,8 Triliun atau hampir menyentuh angka Rp 5 Triliun.

Sudah dalam tahap perencanaan, sebenarnya wacana pembangunan flyover ini sudah ada dari beberapa tahun yang lalu.

Baca Juga: Cuma 15 Menit dari Kota Padang, Fly Over Megah di Sumatera Barat ini Telan Biaya Hingga Rp 5 Triliun

Namun, pada pertengahan tahun 2022 wacana pembangunan flyover ini dibatalkan dan diganti dengan opsi lain.

Opsi lain sebagai pengganti flyover ini adalah pelebaran jalan di sekitar daerah Sitinjau.

Penggantian wacana flyover ini dikarenakan kondisi keuangan yang tengah sulit pasca pandemi covid-19.

Maka dari itu, opsi pelebaran jalan tersebut dinilai menalan biaya lebih murah nantinya.

Meskipun, sempat dibatalkan wacana pembangunan fly over Sitinjau Lauik, tetapi pada tahun 2023 ini pembangunan fly over ini mulai kembali direncanakan lebih matang dan ditargetkan dimulai konstruksi fisiknya pada tahun 2024.***

Baca Juga: Dua Kali Rekor MURI, Jembatan Lengkung Terpanjang di Dunia Dirancang Oleh Srikandi Indonesia!

 

Rekomendasi