Dana Kaget 223,43 Juta Yen, Provinsi NTB Dapat 10 Jembatan Baru Berasal dari Hibah Jepang, Lokasinya….

inNalar.com – Empat jembatan bernilai 223,43 juta yen telah diresmikan pada tahun 2011.

Empat jembatan bantuan jepang pada tahap II yang terletak di Jalan Lingkar Selatan Pulau Sumbawa, NTB diresmikan pada Rabu 30  November 2011.

Pulau Sumbawa adalah salah satu daerah yang terletak di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga: 2 Orang Bergelantungan! Ini Kronologi Jembatan Kaca Pecah di Banyumas, Netizen: Kacanya Beli di Toko Bangunan

Pulau ini dibatasi oleh sebuah selat yaitu selat Alas yang memisahkannya dengan Pulau Lombok.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga kementerian Pekerjaan Umum (PU)  Djoko Murjanto Bersama Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Badrul Munir.

Salah satu jembatan yang bernilai 223,43 juta yen adalah jembatan Air keruh I dan Air keruh II yang memiliki masing masih bentang 20 meter. 

Baca Juga: Panjang 120 Meter, Jembatan di Lombok Barat, NTB Ini Melayang di Atas Laut, Tapi Berpotensi Digugat? Mengapa?

Untuk Jembatan ketiga dan keempat yaitu jembatan Negene dengan panjang 35 meter dan Jembatan Tatar Lokal dengan dengan panjang 55 meter.

Saat peresmian berlangsung dihadiri Perwakilan Pemerintah Indonesia yaitu  Djoko Murjanto.

Selain itu dihadiri juga oleh Wakil Duta Besar Jepang Shigeru Ushio Perwakilan Pemerintah Jepang.

Baca Juga: Butuh 26 Tahun, Jembatan Indiana Jones di Pesisir Selatan Sumatera Barat Ini Dirajut dari Lilitan Akar Pohon?

Peresmian jembatan dilakukan dengan pemotongan pita di jembatan Negene dan penandatanganan.

Pada acara tersebut mewakili Menteri PU Djoko menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah Jepang.

Ucapan tersebut  mewakili  pemerintah Indonesia atas pemberian sumbangan jembatan di NTB, dengan harapan bisa berlanjut pada tahap berikutnya.

Untuk menjadikan lintas selatan fungsional jembatan yang sudah bagus harus di lanjut agar bisa dilewati serta bisa dipakai secara fungsional, ujar Djoko.

Di Jalan Lingkar Selatan Pulau Sumbawa 4 km belum menjadi jalan fungsional tetapi jalan tersebut akan tetap ditandatangani agar segera fungsional pada tahun 2012.

Hal ini berpengaruh pada kawasan selatan sumbawa di NTB yang kaya akan komoditas pertanian dan perkebunan, dan pembangunan jembatan yang mengakibatkan daerah tersebut sedang terisolir.

Baca Juga: Jembatan di Sumatera Utara Ini Jadi Satu-Satunya Akses Darat Menuju Kabupaten Samosir, Panjangnya 382 Meter

Selain itu, pemerintah Jepang menghibahkan 10 jembatan untuk pembangunan pada tahapan ke-3.

Pemerintah Jepang melalui Wakil Duta Besar Jepang, Shigeru Ushio menanggapi permintaan dari Pemerintah Indonesia.

Shigeru Ushio membawa kabar gembira bahwa pemerintahnya menyetujui untuk penindaklanjutan pembangunan jembatan pada tahap ke-3 di Provinsi NTB.

Pembangunan proyek di Pulau Sumbawa pada tahap pertama dibangun pada periode tahun 2007-2009.

Selain itu, pembangunan jembatan pada tahapan ke-2 dibangun pada tahun 2010-2011 yang dilakukan oleh kontraktor nasional Jepang.***

 

Rekomendasi