Dana Investasi Rp43,211 Triliun, Pelabuhan Patimban di Subang Jadi Proyek Raksasa, Target Selesai 2027


inNalar.com – Pelabuhan Patimban di Subang menjadi salah satu proyek raksasa dari Kementerian Perhubungan.

Saat ini sendiri, Pelabuhan Patimban sudah beroperasi sebagian. Pembangunannya akan terus berlanjut dengan target selesai tahun 2027 secara menyeluruh.

Lokasi Pelabuhan Patimban sendiri ada di Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Pangkas 2 Jam Perjalanan, Jalan Tol Indrapura-Kisaran di Sumatera Utara Ini Habiskan Dana hingga…

Sedangkan untuk total biaya investasinya mencapai Rp43,221 triliun.

Melansir dari Kementerian Perhubungan, pelabuhan tersebut akan mengedepankan penggunaan teknologi serta sistem digital dalam pengoperasiannya.

Dengan begitu, seluruh sistemnya akan terintegrasi secara digital. Sistem tersebut juga dapat diakses secara real time.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Pasangan Capres-Cawapres Idealnya Mampu Representasikan Jawa dan Luar Jawa

Hal ini agar proses logistik dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

Proyek ini juga direncanakan untuk dilengkapi dengan adanya akses jalan tol maupun jalur kereta api.

Adanya berbagai fasilitas lengkap tersebut diharapkan proyek ini bisa menjadi kawasan logistik yang besar.

Baca Juga: Dibangun Sejak 1987, Jalan Tol Layang Pertama di Indonesia Ini Pakai Teknologi Seribu Pundak ‘Sosrobahu’

Pelabuhan Patimbang nantinya akan digunakan untuk melayani jenis muatan peti kemas dan kendaraan bermotor yang diangkut memakai kapal besar.

Adapun kapasitas tampungnya bisa mencapai 600 ribu kendaraan per tahun jika pembangunannya sudah selesai secara menyeluruh.

Tidak heran jika pembangunannya diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas untuk ekspor maupun impor kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Selain itu, proyek tersebut nantinya akan ditujukan sebagai pemantik potensi bisnis pada area pelabuhan di kawasan setempat.

Tujuannya sejalan untuk meningkatkan perekonomian daerah Jawa Barat dan sekitarnya.

Dengan adanya proyek raksasa ini, maka diharapkan dapat memudahkan pelayanan transportasi laut maupun logistik.

Proses pembangunan Pelabuhan Patimban sendiri dilakukan melalui beberapa tahap. Di bawah ini selengkapnya:

Tahap Pembangunan 1-1

Pada tahap 1-1 sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 sampai 2021.

Hasilnya, terdapat terminal peti kemas seluas 35 hektare dengan kapasitas mencapai 250.000 TEUs.

Terdapat pula terminal kendaraan dengan luas 25 hektare serta kapasitas 218.000 CBU.

Tahap Pembangunan 1-2

Sedangkan pada tahap 1-2 dilaksanakan dari tahun 2022 sampai dengan 2025 mendatang.

Nantinya Pelabuhan Patimban akan memiliki terminal peti kemas dengan luas hingga 66 hektare dan kapasitas 3,75 juta TEUs.

Tersedia pula terminal kendaraan dengan luas 25 hektare serta kapasitas kumulatif 600.000 CBU dan terminal roro seluas 200 meter.

Tahap Pembangunan 2

Pada tahap ini akan dilaksanakan pada tahun 2024 sampai 2025 untuk membangun terminal peti kemas berkapasitas 5,5 juta TEUs.

Tahap Pembangunan 3

Terakhir, pelaksanaannya dilakukan pada tahun 2026 hingga 2027 untuk pembangunan terminal peti kemas.

Adapun kapasitas kumulatifnya mencapai 7,5 juta TEUs dengan skema KPBU.***

 

Rekomendasi