Dana Investasi Rp36,2 Triliun, Bandara Baru di Karawang Jawa Barat Malah Tuai Protes dari Netizen, Kok Bisa?

InNalar.com – Karawang di Jawa Barat bakal memiliki bandara internasional baru yang akan dibangun, namun rencana ini malah menuai aksi protes dari netizen.

Karawang yang terletak di Jawa Barat dikenal sebagai salah satu kawasan investasi ternama di Indonesia sehingga perlunya infrastruktur penunjang seperti bandara internasional.

Beberapa hari terakhir memang ramai kabar bahwa Karawang di Jawa Barat bakal memiliki bandara bertaraf internasional.

Baca Juga: Seruan Boikot McD Makin Keras, Netizen Usulkan Rocket Chicken dan Produk Lokal hingga Trending di Twitter

Berdasarkan data yang dihimpun, hal ini dilakukan oleh demi merealisasi wilayah yang disebut sebagai ramah investasi.

Bahkan di salah satu daerah di Pulau Jawa itu rencananya akan dibangun Bandara Soekarno-Hatta II.

Dibangunnya Bandara Soekarno-Hatta II sendiri sesuai dalam PP 13 Tahun 2017 dan Permenhub 69 Tahun 2013.

Baca Juga: Budak Cinta Merapat! Nama Daerah di Jawa Tengah Ini Punya Singkatan yang Cocok dengan Kisah Percintaan Kamu

Ini berarti, rencana dibangunnya bandara di Karawang sudah masuk dalam tata ruang nasional.

Melansir data tambahan dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), nama proyek Pembangunan Baru Bandara Karawang itu sudah memiliki nilai investasi.

Yakni dana investasi totalnya mencapai Rp36.200 triliun, di mana penanggung jawab proyeknya ialah Kementerian Perhubungan Udara.

Baca Juga: Panjangnya 1.177 M, Jembatan di Sumatera Selatan Ini Sempat Jadi yang Terpanjang se-Asia Tenggara, Coba Tebak!

Namun status terakhirnya ialah Kemenhub masih berencana membangunnya, serta tengah menanti proses revisi RTRWN untuk mengakomodir rencana megaproyek tersebut.

Meski demikian, sudah masuk dalam Rencana Induk Nasional Bandar Utara, serta bakalan dibangun usai Kertajati mulai beroperasi.

Nantinya bandara baru di Karawang, Jawa Barat ini bisa menampung 100 juta penumpang setiap tahunnya.

Meski menjadi kabar baik yang bisa menunjang perputaran ekonomi, namun berita soal bakal dibangunnya infrastruktur ini malah menuai protes dari netizen.

Hal ini diketahui dari kolom komentar yang ada diunggahan akun @infokrw, di mana netizen kurang mengungkapkan protesnya.

Salah satunya ialah netizen meminta sebelum dibangun bandara, alangkah baiknya commuterline dulu yang disediakan.

Selain itu tata kota Karawang perlu diperhatikan agar lebih rapi dan sejumlah usulan maupun protes lainnya.

“Commuterline dulu lah sampai Karawang”

“Mon maaf jalanan nggak di tata dlu? Kebayang ga bakal semacet apa nanti?”

“Jalur commuterline / KRL sampe karawang aja dari jaman firaun nyaleg sampe sekarang belum terkoneksi min.”

“Ramah investasi tapi pengangguran banyak. Jalan ga nambah ga diperlebar, tiap berangkat kerja macet. Adakah bupati yang sanggup menyelesaikan masalah ini”

“Tata kota Karawang harus diperhatikan sudah terlalu ruwet litany”

“Jangan mikirin investasi terus di Karawang tapi pikiran sarana pendukungnya juga”

Di sisi lain, belum ada bocoran kapan bandara baru di Karawang bakal dibangun.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]