Dana Desa Capai 1 Miliar, Daerah Kecil di Klaten, Jawa Tengah ini Punya Wisata Berkonsep Sustainable Tourism

inNalar.com – Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini memilki beragam destinasi wisata, mulai dari wisata alam hingga buatan.

Wisata tersebut ialah Umbul Ponggok yang berada di Daerah Ponggok, Kecamatan , Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Wisata Umbul Ponggok sendiri menjadi wisata yang mengusung konsep Suistainable Tourism.

Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pecahkan Rekor se-Asia Tenggara, Jokowi Ketawa Puas?

Konsep Suistainable Tourism ini , merupakan konsep yang mengedepankan kebermanfaatan mulai dari aspek ekonomi, lingkungan, sosial dan budaya, baik di masa sekarang atau di masa mendatang.

Umbul Ponggok sendiri dikenal sebagai surganya wisata air tawar.

Meski berupa air tawar, Umbul Ponggok disulap seperti pemandangan bawah laut yang bisa digunakan untuk aktifitas snorkling, diving, hingga foto underwater.

Baca Juga: Miliki Wisata Eksotis, Daerah Ini Penduduknya Malah Termiskin se-Jawa Tengah: Lokasinya Dekat Semarang!

Harga berwisata di Umbul Ponggok relatif terjangkau. Untuk tiket masuk reguler sebesar 10.000 rupiah per orang dan hari weekend 15.000 rupiah.

Sementara itu, untuk aktifitas diving di Umbul Ponggok sebesar 250.000 ribu rupiah per orang, susah termasuk fasilitas seperti instruktur, perlengkapan diving, dokumentasi, dan durasi waktu selama 1 jam.

Adapun, jika ingin berfoto underwater di Umbul Ponggok dengan menggunakan tambahan properti. Kita bisa menyewa mulai dari harga 60.000- 200.000 rupiah.

Baca Juga: Sudah Tidur Cukup Tapi Masih Suka Ngantuk? dr Saddam Ismail: Ternyata Kebiasaan-Kebiasaan ini Penyebabnya

Properti foto underwater Umbul Ponggok bentuknya berbagai macam. Mulai dari laptop, kursi, sepeda motor, sepeda ontel, kotak, dan lain sebagainya.

Pada tahun 2022, tercatat jumlah pengunjung di Umbul Ponggok sekitar 134.763. Rata-rata pengunjung berasal dari luar daerah.

Kesuksesan umbul ponggok yang menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di Klaten tidak serta merta datang begitu saja.

Pemerintah desa Ponggok pada awalnya menggandeng akademisi untuk melakukan pemetaan potensi daerah.

Setelah melakukan pemetaan, dan Umbul Ponggok mulai berkembang, pemerintah desa Ponggok setiap tahunnya melakukan inovasi.

Pendapatan desa Ponggok yang semula hanya 80 juta rupiah per tahun. Kemudian, bisa mencapai 14 miliar.

Selain itu, kesuksesan Desa Ponggok sendiri karena berhasil mengelola dana desa dari pemerintah pusat dengan baik.

Dimana, dana desa tersebut telah diperuntukkan untuk mengelola potensi alam yang ada.

Pada tahun 2023 ini, Desa Ponggok sendiri mendapatkan pagu anggaran dari pemerintah sebesar 1.010.359.000 rupiah.

Adapun, agar fokus mengatur wisata Umbul di Ponggok. Pemerintah desa setempat juga mendirikan BUMDes.

 

Rekomendasi