Daftar Tanggal Haram Puasa di Hari Tasyrik Lengkap dengan Amalan Utama yang Dianjurkan

inNalar.com – Inilah daftar tanggal haram puasa di Hari Tasyrik lengkap dengan amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan.

Hari Tasyrik merupakan hari-hari istimewa yang bisa dimanfaatkan untuk beribadah. Segala jenis amalan disarankan untuk dilakukan, namun ada larangan yaitu haram puasa di hari Tasyrik.

Hari Tasyrik juga dikenal sebagai hari berdzikir, bahkan amalan ini sangat dianjurkan untuk dilakukan di Hari Tasyrik.

Pelaksanaan hari Tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Daftar tanggal haram puasa di hari Tasyrik tahun ini jatuh pada tanggal 11-13 Juli 2022.

Baca Juga: 5 Bumbu Rendang Pilihan dan Cara Membuatnya agar Daging Empuk serta Lezat, Idul Adha 2022 Pun Semakin Semarak

Mengingat pemerintah telah menetapkan pelaksanaan Idul Adha 2022 jatuh pada tanggal 10 Juli 2022.

Dilansir inNalar.com dari situs islam.nu.or.id, setidaknya ada 3 amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan pada saat hari Tasyrik.

1. Memperbanyak Takbir

Memperbanyak takbir pada hari Tasyrik telah dijelaskan oleh hadits Imam Bukhari yang mengutip pandangan Ibnu Abbas ra. mengenai amalan utama pada Hari Tasyrik.

وقال ابنُ عَبَّاسٍ وَاذْكُرُواْ اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَّعْدُودَاتٍ أَيَّامُ العَشْرِ والأَيَّامُ المَعْدُوْدَاتُ أَيَّامُ التَّشْرِيْقِ وكَانَ ابنُ عُمَرُ وأَبُو هُرَيْرَةَ كَانَا يَخْرُجَانِ إِلَى السُّوقِ فِي أيَّامِ العَشْرِ يُكبِّرَانِ، ويُكَبِّرُ النَّاسُ بِتَكْبِيْرِهِمَا وكَبَّرَ مُحَمَّدٌ بْنُ عَلِيٍّ خَلْفَ النَافِلَة

Artinya: “Ibnu Abbas ra. mengatakan, ‘Sebutlah nama Allah (zikirlah) pada hari tertentu,’ (Surat Al-Baqarah ayat 203). ‘Hari 10 dan hari-hari tertentu adalah Hari Tasyrik.’ Sahabat Ibnu Umar dan Abu Hurairah ra. keluar ke pasar pada hari 10 sambil bertakbir. Orang-orang pun ikut bertakbir karena takbir keduanya. Muhammad bin Ali juga bertakbir setelah shalat sunnah,” (HR Bukhari).

Baca Juga: Nggak Pernah Gagal Nyanyiin Lagu Patah Hati, Ini Lirik dan Kunci Gitar Lagu Merasa Indah Milik Tiara Andini

Ibnu Bathal yang juga mensyarahkan Shahih Bukhari yang mengutip pendapat Mahlab. Menurutnya, amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan saat Hari Tasyrik adalah pembacaan takbir.

Takbir yang dilafal adalah bacaan takbir yang dianjurkan. Bahkan menurutnya, melafalkan dzikir takbir di Hari Tasyrik lebih utama daripada sholat sunnah.

وقال المهلب العمل فى أيام التشريق هو التكبير المسنون، وهو أفضل من صلاة النافلة

Artinya: “Al-Muhallib mengatakan, ‘Amal pada Hari Tasyrik adalah pembacaan takbir yang disunnahkan. Itu (takbiran) lebih utama dari shalat sunnah,’” (Ibnu Bathal, Syarhu Shahihil Bukhari libni Bathal, [Riyadh, Maktabatur Rusyd: tanpa tahun], juz II, halaman 561).

Baca Juga: Diduga Lakukan Penistaan Agama Karena Promo Miras Gratis untuk Muhammad dan Maria, Holywings: Kami Minta Maaf

2. Perbanyak Tahlil, Tahmid, dan Takbir

Di akhir pembahasan mengenai amalan yang dianjurkan pada Hari Tasyrik, Ibnu Hajar Al-Asqalani mengutip riwayat hadits yang menganjurkan umat Islam agar memperbanyak bacaan tahlil, tahmid, serta takbir.

وقد وقع في رواية بن عمر من الزيادة في آخره فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّحْمِيْدِ وَالتَّكْبِيْرِ

Artinya: “Pada riwayat Ibnu Umar ada tambahan kalimat di akhir, ‘Perbanyaklah tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik,’” (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H: II/529).

3. Jenis Amal Ibadah

Pendapat dari Ibnu Abi Jamrah juga dikutip oleh Al-Asqalani. Menurutnya, tidak ada amalan maupun zikir tertentu yang harus dilakukan pada Hari Tasyrik.

Baca Juga: Link Live Streaming Indosiar Persib vs PSS Sleman di Piala Presiden 2022, Kick-off Pukul 20.30 WIB

Ia menambahkan, amalan apapun yang dilakukan asalkan bertepatan dengan Hari Tasyrik maka tetap lebih utama jika dibandingkan dengan pelaksanaan amalan yang sama saat dilakukan di luar Hari Tasyrik.

وقال بن أبي جمرة الحديث دال على أن العمل في أيام التشريق أفضل من العمل في غيره

Artinya: “Ibnu Abi Jamrah mengatakan, ‘Hadits ini menunjukkan bahwa amal apapun pada Hari Tasyrik lebih utama daripada amal yang sama di luar Hari Tasyrik,’” (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H: II/527).

Pada intinya, Hari Tasyrik adalah waktu yang sangat istimewa untuk beribadah. Sehingga apapun amalan yang dilakukan bertepatan dengan hari-hari tersebut akan memperoleh ganjaran yang istimewa pula.***

Rekomendasi