

inNalar.com – Majalengka adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang jaraknya 56 km dari Kota Cirebon.
Majalengka memiliki beberapa desa wisata, salah satunya yaitu Desa Bantaragung yang ada di Kecamatan Sindangwangi.
Daerah ini dulunya hutan, namun sekarang menjadi tempat wisata dengan dana desa yang tertinggi di Kecamatan Sindangwangi.
Desa Bantaragung sudah ada sejak tahun 1200-an dengan nama Babakan Keboncau sebelum berubah menjadi Batara Agung dan sekarang menjadi Bantaragung.
Melansir dari website desa bantaragung.desa.id, nama Bantaragung sendiri berarti tempat bertapa orang-orang agung.
Desa ini terletak di bawah kaki Gunung Ciremai dan dulunya merupakan hutan belantara.
Sekarang desa ini menjadi salah satu desa wisata yang masuk 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).
Saat mengunjungi desa ini kalian bisa menikmati segarnya udara dan indahnya pemandangan terasering.
Kalian juga bisa mengunjungi Curug Cipeuteuy, Telaga Biru Cicerem, dan menikmati matahari terbit dengan latar Gunung Ciremai.
Meskipun letaknya di kaki gunung, akses jalan menuju desa ini cukup baik dengan pemandangan yang indah.
Masyarakat Desa Bantaragung pekerjaan pokoknya adalah bercocok tanam. Masyarakat desanya juga masih menjunjung tinggi tradisi.
Desa wisata Bantaragung yang terletak di Kecamatan Sindangwangi memiliki dana desa tertinggi se-kecamatan.
Total dana desa Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka yaitu sebesar Rp10,1 miliar untuk 10 desa.
Jumlah dana desa yang diperoleh Bantaragung pada tahun 2023 yaitu sebesar Rp1,19 miliar.
Jumlah tersebut adalah yang tertinggi di antara desa-desa lain di Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka.***