Daerah Kecil di Aceh Barat Ini Ternyata Penghasil Mineral Langka di Dunia: Ada Platina 32,25 Juta Ton

inNalar.com – Daerah di pelosok Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh ini rupanya menyimpan histori pertambangan mineral logam yang cukup panjang.

Lokasi tersebut diketahui menyimpan potensi logam putih keperakan berupa platina.

Logam yang satu ini sangat langka ditemukan di Indonesia, sejauh ini daerah di Pulau Sumatra yang memilikinya hanya di dua wilayah.

Baca Juga: Kalimantan Barat Berlimpah ‘Harta Karun’, 14 Daerah di Kabupaten Landak Ini Simpan Bauksit: Terbesar 78,16 Juta Ton

Kedua wilayah yang diketahui menyimpan potensi platina ini berada di Provinsi Aceh dan Riau.

Menurut data penghitungan potensi yang dipublikasikan Georima ESDM, sejauh ini potensi platina yang tercatat hanya ada di Aceh Barat.

Sementara sisanya tersebar di 3 wilayah beda pulau seperti Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Bukan di Amerika, Benua Atlantis Ternyata Ada di Indonesia, Pulau Ini Diklaim Jadi Lokasi Utamanya!

Selanjutnya ada pula di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah dan Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Adapun satu-satunya rekam jejak potensi sumber daya berharga ini disebut secara rinci berada di daerah Woyla.

Terungkap bahwa ada potensi bijih platina yang terkandung di dalam salah satu kecamatan di Kabupaten Aceh Barat ini.

Besaran penghitungan potensi yang ada di pelosok Provinsi Aceh ini merupakan sumber daya tertunjuk.

Artinya, estimasi penghitungan potensi tersebut didapatkan usai melalui tahap tahap eksplorasi umum.

Adapun potensi mineral logam berupa platina yang tersimpan di Kabupaten Aceh Barat ini sebesar 32,25 juta ton.

Berbicara mengenai pertambangan logam mulia, tidak disangka tanah Aceh Barat telah dieksplorasi alamnya sejak pendatang Portugis dan India datang.

Sekitar tahun 1900-an, Cekungan Meulaboh sudah dikeruk emasnya secara tradisional.

Tanpa terkecuali wilayah Woyla di Aceh Barat, kolonialis Belanda mengungkap hasil galian bor di tanah Krueng Woyla dan Krueng Seunagan.

Bahkan galian emas terus dikuliti saat penjajahan berlanjut di tangan Jepang sejak sekitar 1939.

Alhasil hingga tahun 1991, akhirnya perusahaan pertambangan meraih hasil platina sebesar 2,5 kg dari wilayah yang ada di Aceh Barat ini.

Tidak hanya itu, terdapat 9,6 kg perak dan 122,93 kg emas yang juga berhasil didulang hasil kekayaannya oleh beberapa perusahaan tambang.

Sebagai informasi, platina merupakan bagian dari produk logam mulia yang memiliki ciri khas unik dari emas dan perak.

Logam mulia ini biasanya memiliki warna putih keabu-abuan seperti perak yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai perhiasan.

Selain itu, platina juga bisa digunakan untuk bahan pembuatan alat kesehatan dan komunikasi.

Kualitas terbaiknya membuat logam yang satu ini sangat mudah untuk dimanfaatkan dan juga awet atau sulit berkarat.***

 

Rekomendasi