Cuma Punya 1 Penerbangan, Kalimantan Barat Kembangkan Bandara Rp47 Miliar yang Berbatasan dengan Malaysia, Progresnya…

InNalar.com – Salah satu daerah di Indonesia yang berbatasan dengan Malaysia adalah provinsi Kalimantan Barat.

Selain itu, ternyata di Kabupaten Kapuas Hulu yang berbatasan dengan negeri tetangga ini juga tengah dilakukan pembangunan bandara.

Bahkan pembangunan bandar udara ini juga diklaim akan jadi yang termegah.

Baca Juga: Terobosan Terbaru! PLN Sulap Tiang Listrik di DKI Jakarta Jadi SPKLU dengan Tipe ‘Pole Mounted Charger’, Apa Itu?

Perlu diperhatikan, bandar udara termegah yang dimaksud tentu saja berada di kelasnya, karena lapangan terbang ini berada di Kelas II.

Sebenarnya bandar udara ini sudah beroperasi sejak lama, karena sudah ada dari tahun 2009.

Akan tetapi pada tahun 2009 pesawat yang bisa menggunakan lapangan terbang ini hanyalah ATR 42.

Baca Juga: Terbesar di Dunia! Pertamina International Shipping Tambah 2 Unit Kapal Tanker Gas Raksasa, Tingkatkan Bisnis di Dalam dan Luar Negeri

Akhirnya karena kondisinya dapat dibilang memprihatinkan, maka sejak tahun 2011 hingga 2020 pemerintah melakukan pengembangan pada bandar udara tersebut.

Karena pengembangan tersebut, kini bandar udara ini telah memiliki landasan pacu sepanjang 1.800 meter dengan lebar 30 meter.

Namun, ternyata pengembangan lapangan terbang yang berada di kabupaten Kapuas Hulu yang berbatasan dengan Malaysia tidak berhenti disitu saja.

Baca Juga: Jadwal Liga Italia 2023-2024 Pekan Ini: Ada Duel Sengit AC Milan vs Roma, Inter Milan Bakal Ditantang Monza

Karena pada tahun 2023 pemerintah juga akan melakukan pembangunan kembali pada bandar udara ini.

Jika mengikuti master plan, maka nantinya bandar udara yang berada di Kalimantan Barat ini akan memiliki landasan pacu sepanjang 2.050 meter dengan lebar 45 meter.

Ditambah lagi akan ada pula terminal kargo, sehingga akan memudahkan ekspor dan penyimpanan barang-barang penumpang.

Baca Juga: Kongsi Bareng China dan AS, Vale Indonesia Eksekusi 2 Smelter Nikel di Sulawesi Tengah Senilai Rp105 Triliun, Capex Auto Nanjak 43 Persen

Adapun nama bandar udara ini adalah Bandara Pangsuma yang terletak di Kapuas Hulu, yang berbatasan dengan Malaysia dan juga berbatasan dengan Kalimantan Timur dekat IKN.

Maka dari itulah pengembangan bandar udara ini juga akan membantu mobilitas di IKN, Kalimantan Timur.

Sekedar informasi, sebenarnya bandar udara Pangsuma hanya memiliki satu maskapai yang beroperasi dengan rute penerbangan ke Pontianak.

Baca Juga: Prediksi AC Milan vs Roma di Liga Italia 2023-2024: Jadwal, Prakiraan Susunan Pemain, H2H, dan Live Streaming

Selain itu, jadwal penerbangannya juga hanya terjadi sebanyak tiga kali dalam seminggu dengan harga tiket rata-rata Rp1,6 juta.

Dengan adanya pengembangan bandar udara Pangsuma, maka ditargetkan nantinya menjadi mampu menampung kapasitas hingga 229.000 penumpang per tahun.

Bahkan desain dari pengembangan bandar udara ini juga akan berkonsep sisi kedaerahan Kalimantan Barat.

Baca Juga: Prediksi Monza vs Inter Milan di Liga Italia 2023-2024: Jadwal, Prakiraan Susunan Pemain, H2H, dan Live Streaming

Konsep Desainnya yakni seperti jembatan kapuas, betang, masjid dan danau sentarum dan lain-lain.

Sebab itulah lapangan terbang ini disebut akan jadi yang termegah di bandar udara kelas II dan diharapkan jadi kebanggan bagi para masyarakat Kapuas Hulu.

Dilansir InNalar.com dari Pemkab Kapuas Hulu, dalam melakukan pengembangan tersebut, anggaran yang dikucurkan yaitu sebanyak Rp 47 miliar menggunakan sistem multi years 2023-2024.

Baca Juga: Dibangun 1828, Bangunan Bersejarah Bekas Bank di Jawa Timur Ini Dilengkapi 3 Cermin Berusia Lebih dari 100 Tahun, Fungsinya…

Akan tetapi, dalam melakukan pengembangan bandar udara tersebut anggaran yang diberikan dilakukan secara berkala.

Karena pada tahun 2023 anggaran yang diberikan yakni hanya sebanyak Rp 15 miliar.

Sedangkan sebanyak Rp 32 miliar akan dikucurkan pada tahun 2024.

Baca Juga: Merugi Rp87,45 Miliar, Emiten BUMN di Bangka Belitung Ini Disorot Gegara Indikasi Korupsi IUP Timah, Ternyata Produksi Nyungsep hingga Segini

Saat menjumlahkan di atas, maka totalnya akan menghabiskan Rp 47 miliar.

Diketahui pada Oktober 2023 kemarin progres pengembangannya telah mencapai 12%.

Jika sesuai target, maka Bandara Pangsuma ini akan rampung pada tahun 2024. ***

 

Rekomendasi