

inNalar.com – Indonesia bisa dibilang memiliki ratusan keindahan alam yang bisa diandalkan sebagai potensi wisata dan salah satunya di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Mungkin banyak dari kalian yang masih asing dengan Kabupaten Banggai Kepulauan, sebuah daerah yang terletak di Sulawesi Tengah.
Secara administratif, Kabupaten ini terdiri dari 12 kecamatan, 3 kelurahan dan 141 desa yang terdiri atas 342 pulau dengan 5 pulau sedang.
5 pulau sedang di Banggai Kepuaian ini meliputi Pulau Peleng, Pulau Banggai, Pulau Bangkurung, Pulau Bokan Kepulauan, Pulau Labobo, dan ratisan pulau lainnya.
Bisa dibilang Kabupaten Banggai Kepulauan terdiri atas rangkaian pulau-pulau berukuran sedang dan kecil.
Laut yang mengelilingi wilayah ini merajut tebaran pulau itu menjadi satu gugusan yang disebut Banggai Kepulauan.
Luas hamparan laut di wilayah Banggai Kepulauan lima kali lipat dibandingkan dengan luas daratannya.
Maka dari itu, penamaannya diselipkan kata kepulauan karena memang terdiri atas ratusan pulau.
Berbentuk daerah pesisir dan kepulauan, tentunya wisata bahari yang mungkin paling menonjol di wilayah ini.
Namun, tak hanya wisata pantai saja yang dapat diandalkan di Banggai Kepulauan.
Di wilayah ini terdapat sebuah danau yang menghadirkan panorama bak dunia dongeng di tengah hutan.
Danau ini sangat populer bagi masyarakat Banggai Kepulauan, bahkan di Sulawesi Tengah.
Dikenal dengan Danau Paisu Pok dan letaknya jauh dari perkotaan.
Dilansir inNalar.com dari pariwisata.banggaikep.go.id, lokasinya berada di Desa Luk Panenteng, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
Letak dari danau ini berada di tengah hujan yang sangat rimbun dan sangat sejuk.
Bisa dibilang danau Paisu Pok adalah anugerah destinasi wisata terbaik di daerah ini.
Danau Paisu Pok mempunyai ombak yang tenang dan aman saat digunakan untuk berenang.
Kedalaman wisata alam ini sekitar 4 hingga 5 meter dan cocok untuk kalian yang suka berenang.
Selain suasananya yang tentram dan sejuk, panorama danau ini sangat indah karena airnya bening seperti kaca.
Jika dilihat dari kejauhan, air danay ini berwarna biru kehitaman dengan tumbuhan yang beraneka ragam di sekitarnya menambah keistimewaan danau ini.
Namun, di sekitar danau ini jarang ada kios penjual makanan. Tapi kalian tidak perlu khawatir karena banyak pedagang keliling yang menjual berbagai makanan.
Di danau Paisu Pok kalian bisa mencoba sensasi menaiki perahu dayung untuk menyusuri danau dan melihat pemandangan sekitar.
Untuk menikmati surga langka ditengah hutan ini, kalian hanya perlu membayar Rp10 ribu saja dengan biaya parkir Rp2 irbu.
Itulah ulasan mengenai danau Paisu Pok yang bisa dijadikan pilihan wisata bersama teman, pasangan, atau keluarga.***