

inNalar.com – Belum lama ini Sumatera Barat mengebohkan publik dengan adanya fly over termahal dan menelan biaya hingga Rp 5 triliun.
Fly over termahal yang ada di Sumatera Barat itu difungsikan untuk mengurai kemacetan di Sitinjau Lauik.
Seperti yang sudah diketahui, di Sitinjau Lauik sering terjadi kemacetan maka tak heran pemerintah butuh fly over termahal di Sumatera Barat.
Selain untuk mengatasi kemacetan, fly over termahal di Sumatera Barat ini juga akan digunakan untuk menekan angka kecelakaan di sana.
Fly over termahal di Sumatera Barat ini diperkirakan membentang sepanjang 13,5 kilometer dan menghubungkan Kota Padang dengan Sitinjau Lauik.
Keberadaan fly over termahal di Sumatera Barat itu bisa membantu aktivitas masyarakat sekitar.
Baca Juga: Kampung Unik di Bengkulu ini Seluruh Penduduknya Berasal dari Malang, Orang Madura Kalah!
Selain untuk membantu mengatasi kepadatan lalu lintas dan kecelakaan, fly over tersebut juga punya daya tarik wisata.
Saat melalui fly over tersebut, masyarakat akan disuguhkan pemandangan khas Sumatera Barat yang indah.
Maka diharapkan pengalaman berkendara melalui fly over itu bisa lebih menyenangkan dan berkesan.
Fly over tersebut melintasi panorama 1 dan 2 Sitinjau Lauik dan panjangnya mencapai 21 kilometer.
Pembangunan fly over hanya akan ada di wilayah Padang saja dan tidak sampai ke Kabupaten Solok.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumatera Barat sudah menetapkan anggaran pembangunan fly over sebesar Rp 4,8 triliun.
Karena titik awal fly over tersebut dimulai dari PT Semen Padang dan mengarah ke kanan yang terdapat jurang.
Pembangunan fly over termahal itu akan dimulai pada Oktober 2023, saat Menteri BUMN Erick Thohir mengunjunginya beberapa waktu lalu.
Pelaksana proyek fly over tersebut yakni PT Hutama Karya dan diharapkan bisa selesai tepat waktu agar segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi