Cukup Amalkan Ini! Semua Pekerjaan Langsung Bernilai Ibadah, Begini Caranya Menurut Buya Yahya

InNalar.com – Hidup di dunia kita cukup singkat, sebagai seorang muslim kita percaya bahwa kita berasal dari Allah dan nanti akan kembali kepada-Nya.

Suatu hal yang pasti bahwa kita akan meninggalkan dunia ini. Hanya saja, seringkali kita lupa bahwa sebenarnya kehidupan ini adalah ladang untuk menabur amal agar suatu saat kita bisa memetik hasilnya di akhirat.

Bagaimanakah seorang muslim mengumpulkan amal ibadahnya untuk bekal menuju surga?

Baca Juga: Proyek Geothermal di Mataloko NTT Masih Dilanjutkan Pemerintah meski Dinilai Rusak Lingkungan

Islam adalah agama yang kompleks, semua pekerjaan kaum muslimin diatur rapi dalam suatu tatanan sunah, dari mulai bangun tidur hingga bangun kembali.

Aktivitas sehari-hari yang sepele pun, jika dilakukan dengan niat yang baik dan dalam bingkai syariat, bisa menjadi amal jariah yang berdampak baik untuk kehidupan akhirat kita.

Misalnya ketika kita ingin tidur membaca doa sebelum tidur, sebelum dan setelah makan kita membaca doa makan, dan seterusnya, sampai-sampai masuk dan keluar kamar mandi pun ada doanya.

Baca Juga: Mega Proyek Indonesia IKN di Kalimantan Timur Telan Dana Rp2.446,5 T! Begini Fasilitasnya

Islam banyak menaburkan jalan pahala bagi umatnya, hal-hal detail seperti membersihkan kamar saja jika dilakukan dengan niat ibadah, maka akan menjadi pahala yang berlimpah.

Nabi Muhammad Saw. bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab Ra. beliau mendengar Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Bukan Hanya Kelapa Sawit! Inilah 3 Sektor SDA Kalimantan Barat yang Berkontribusi Besar untuk Indonesia

Hadits ini menerangkan bahwa, setiap amalan tergantung pada niatnya.

Jika kita bekerja ikhlas karena Allah, maka kita akan mendapatkan pahala atas apa yang kita niatkan tersebut.

Allah Swt berfirman dalam Surah al-An’am ayat 160

“Barang siapa yang berbuat kebaikan, dia akan mendapat balasan sepuluh kali lipatnya. Dan barang siapa yang berbuat keburukan, dia tidak akan diberi balasan melainkan yang seimbang dengannya. Mereka (sedikit pun) tidak dizalimi (dirugikan),” (QS Al An’am: 160).

Allah lipat gandakan pahala bagi seorang muslim yang melakukan kebaikan atas dasar niat tulus semata-mata hanya untuk Allah Swt saja.

Dalam konteks ayat diatas, Allah SWT menjanjikan segudang pahala, agar kita sebagai hamba-Nya giat dan semangat dalam mencapai surga menurut Buya Yahya.

“Ingatlah, apa yang kita lakukan di dunia ini, kerja keras kita, itu ada nilainya di hadapan Allah,” ujarnya seperti dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Bahkan pekerjaan sederhana sekalipun jika dilakukan dengan ikhlas dan niat ibadah, pasti akan dibalas Allah SWT.

“Sekadarpun pekerjaan kita di dunia ini, jika kita lakukan dengan ikhlas dan untuk ibadah kepada Allah, maka itu akan menjadi amal akhirat di hadapan Allah,” lanjutnya.

Maka dari itu, Buya Yahya mengajak seluruh umat Islam untuk melakukannya setiap hari.

“Jadi, mari kita sambungkan semua aktivitas kita dengan Allah dan memperbaiki niat kita dalam setiap aktivitas yang dilakukan,” pungkasnya.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]