

InNalar.com – Banyak sekali pembangunan jalan tol yang dilakukan di Indonesia.
Begitu pula dengan pembangunan jalan tol di Lampung, yang dalam wacana akan menyambung hingga Aceh.
Bahkan jalan tol di Lampung ini juga merupakan jalan bebas hambatan yang pertama kalinya presiden Jokowi resmikan.
Baca Juga: Berjarak 93 Km dari Samarinda, Desa Tanpa Daratan Ini Ternyata Canggih: Punya Jembatan Buka Tutup
Selain itu, diketahui jika jalan tol di Lampung ini merupakan jalan tol terpanjang yang ada di Indonesia.
Bagaimana tidak, jalan tol di Lampung ini saja memiliki panjang 189 km, tentu akan menjadi yang terpanjang di Indonesia.
Adapun jalan tol ini diresmikan dahulu pada tahun 2019 oleh presiden RI Jokowi, tepatnya di depan Gerbang Tol Simpang Pematang KM 240.
Dan yang menjadi jalan bebas hambatan terpanjang di Indonesia adalah Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, atau bisa disebut juga dengan Tol Terpeka.
Dengan adanya jalan tol ini, maka provinsi Lampung, dengan Palembang yang ada di Sumatera Selatan akan terhubung cukup dengan satu jalan saja.
Tidak hanya itu, bahkan jalan tol ini juga merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Dalam rencana Jalan Tol Trans Sumatera, wacana dari jalan ini adalah untuk dapat menghubungkan Lampung hingga di Aceh.
Selama melakukan pembangunan jalan tol Terbanggi Besar, diketahui dana anggaran yang dikeluarkan adalah Rp. 21,95 triliun.
Menariknya, dengan adanya jalan tol ini, maka perjalanan dari Lampung hingga Palembang akan sangat terpangkas.
Sebelumnya, membutuhkan kurang lebih 10 jam untuk menuju Palembang dari Lampung, begitu pula sebaliknya.
Akan tetapi, saat melalui tol Terbanggi Besar, waktu yang dibutuhkan hanyalah 3 jam.
Dengan adanya jalan tol ini, maka perkembangan dari mobilitas orang, barang ataupun logistik, serta jasa akan berubah menjadi semakin lebih baik.
Selama peresmian itupun Presiden Jokowi juga mengatakan, dengan adanya tambahan ruas jalan tol di Terbanggi Besar, maka akan memberikan pengaruh pula pada peningkatan indeks daya saing bangsa. ***