Covid-19 XBB Masuk Indonesia, Menkes Tekankan : Singapura Kasusnya Naik Lagi ke 6 Ribu per Hari

inNalar.com – Telah beredar kabar jika virus Covid-19 dengan varian terbarunya yaitu XBB sudah masuk Indonesia.

Sehingga dengan adanya peristiwa ini, masyarakat indonesia diminta waspada atas munculnya varian baru virus Covid-19 varian XBB ini.

Selain itu, pemerintah juga meminta kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan terkait adanya virus Covid-19 varian XBB.

Baca Juga: Chainsaw Man Episode 3 Kapan Rilis? Jadwal Tayang dan Sinopsis: Hubungan Antara Denji dan Power

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta semua pihak untuk bekerja sama dalam penanganan virus Covid-19 varian XBB.

Yaitu dengan memperkuat efektivitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan protokol kesehatan (prokes) selama penyebaran virus Covid-19 varian XBB.

“Singapura sekarang kasusnya naik lagi ke 6.000 per hari, karena ada kasus varian baru yaitu XBB. Varian ini juga sudah masuk di Indonesia dan sedang kita amati terus,” kata Budi dalam Capaian Kerja Pemerintah 2022.

Baca Juga: Daftar iPhone yang Tidak Bisa Gunakan WhatsApp: Berikut Syarat Akses Secara Normal, Fanboy Apple Harus Tahu!

Namun, Budi menekankan negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi Covid-19 lantaran berbagai mutasi varian baru masih berpotensi untuk kembali terjadi.

Meskipun negara Indonesia kini berhasil mengendalikan pandemi lebih baik dibandingkan pada awal tahun 2020 saat pertama kali pandemi terjadi, atau pada saat bulan Juli 2021 lalu akibat varian Delta.

“Tapi ujiannya nanti, akan kita lihat di awal tahun. Kita tahu Singapura yang tadinya hanya ratusan kasus sekarang naik menjadi 6 ribu kasus per hari, lebih tinggi dari Indonesia yang cuma 2 ribu kasus per hari padahal penduduk Singapura 5 juta, sedangkan Indonesia cuma 270 juta,” ucapnya lagi.

Baca Juga: The Lucky Laki Akan Reuni, El Rumi : Banyak Tawaran Tapi Masih Susah Jika Saat Ini

Subvarian Omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia, masyarakat diminta waspada dan memperkuat protokol kesehatan, terutama memakai masker.
 
Varian XBB menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 yang tajam di Singapura, diiringi dengan peningkatan tren perawatan di rumah sakit.
 
“Peningkatan kasus gelombang XBB di singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2” Ujar Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. M. Syahril.

Baca Juga: El Rumi Sebut The Lucky Laki Akan Reuni Tapi Sulit, Situasi Saat Ini Jadi Masalah Utama

Namun, sejak pertama kali ditemukan, sebanyak 24 negara yang melaporkan beberapa kasus Omicron varian XBB termasuk Indonesia.

Kasus pertama XBB di Indonesia merupakan transmisi lokal, terdeteksi pada seorang perempuan, berusia 29 tahun yang baru saja kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.
 
“Ada gejala seperti batuk, pilek dan demam. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober” jelas dr. Syahril.***

Rekomendasi