

inNalar.com – Covid 19 masih ada. Saat ini dikonfirmasi bahwa varian XBB bahkan sudah masuk ke Indonesia.
Mengenai perkembangan terbaru varian XBB dari Covid 19 tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) ungkap kekhawatirannya.
Covid 19 varian XBB sebelumnya telah lebih dulu masuk dan menyerang masyarakat Singapura. Dan terjadi lonjakan kasus per hari akibat serangan dari virus ini.
Baca Juga: Jadwal Rilis iPhone 14 di Indonesia, Berikut Jadwal dan Harga Resmi
Melansir dari Instagram @pandemictalks, Menkes Budi Gunadi Sadikin meminta pada semua pihak untuk bekerja sama memperkuat efektivitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan protokol kesehatan (prokes).
“Singapura sekarang kasusnya naik lagi ke 6.000 per hari, karena ada kasus varian baru yaitu XBB. Varian ini juga sudah masuk di Indonesia dan sedang kita amati terus,” kata Menkes Budi.
Ia juga menekankan bahwa Indonesia saat ini belum bisa dikatakan aman dari pandemi COVID-19.
Lantaran sampai saat ini ada berbagai mutasi varian baru dari virus corona dan hal tersebut membuat kita masih dihimbau untuk jangan lengah.
Meskipun Indonesia saat ini terbilang berhasil untuk mengendalikan pandemi karena situasinya memang jauh lebih baik.
Apalagi jika dibandingkan dengan awal tahun 2020 saat pertama kali pandemi terjadi, atau pada saat bulan Juli 2021 lalu akibat serangan dari varian Delta.
Baca Juga: Ari Lasso Maafkan Kesalahan Batik Air, Sebut Ada Jalur Hati Nurani yang Harus Ditempuh
Kendati demikian, Budi Gunadi menyebut bahwa Indonesia harus waspada dengan serangan dari varian XBB ini.
Ia memprediksi ujian akan datangnya serangan Covid 19 bisa saja melanda Indonesia kembali di awal tahun 2023 nanti.
“Tapi ujiannya nanti, akan kita lihat di awal tahun. Kita tahu Singapura yang tadinya hanya ratusan kasus sekarang naik menjadi 6 ribu kasus per hari, lebih tinggi dari Indonesia yang cuma 2 ribu kasus per hari padahal penduduk Singapura 5 juta, sedangkan Indonesia cuma 270 juta,” ucap Menkes.
***