

inNalar.com – Liga Inggris musim ini telah memberikan kejutan yang sangat besar. Beberapa tim besar yang diprediksi akan banyak bicara seperti Chelsea dan Liverpool nyatanya tidak mendapati hasil akhir yang baik.
Sebaliknya, Arsenal, Newcastle, dan Brighton dapat membuat publik terkagum-kagum dengan penampilan apik dan rating tinggi yang melewati jauh ekspektasi para pundit.
Berikut ini rapor akhir tim Liga Inggris tahun ini yang dikutip dari flashscore.com:
1. Manchester City – 10/10
Tim besutan Pep Guardiola tampil luar biasa dengan meraih gelar juara Liga Primer untuk kelima kalinya dalam enam musim. Penyerang baru Erling Haaland mencetak rekor gol terbanyak dalam satu musim dengan 36 gol. City juga berpeluang meraih treble jika menang di Liga Champions dan Piala FA.
2. Arsenal – 9/10
The Gunners mengejutkan dunia sepak bola dengan bersaing di puncak klasemen dan mengumpulkan 50 poin dari 19 pertandingan pertama. Namun, kurangnya kedalaman skuad, kelemahan pertahanan, serta isu mentalitas juara membuat mereka gagal mengejar City. Meski begitu, Arsenal berhasil lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2018.
3. Manchester United – 7/10
Eric Ten Hag berhasil memperbaiki performa United yang sempat terpuruk di awal musim. United meraih trofi Piala Liga dan lolos ke Liga Champions. Mereka juga masih berpeluang menambah trofi Piala FA jika bisa mengalahkan rival sekota mereka, City, di final.
4. Newcastle United – 10/10
Newcastle akan bermain di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun berkat revolusi Eddie Howe. The Magpies meraih beberapa kemenangan spektakuler, termasuk menghajar Tottenham 6-1. Meski kalah di final Piala Liga, fans Newcastle akan merayakan musim yang fantastis.
Baca Juga: Ustadz Khalid Basalamah Peringatkan Umat Islam Waspada Saat Mengutip Hadis, Ada Resiko Besar Loh
5. Liverpool – 6/10
Setelah nyaris meraih quadruple beberapa musim lalu, Liverpool gagal bersaing di papan atas musim ini. Performa buruk sebelum Piala Dunia membuat mereka tersingkir dari persaingan gelar. Meski bangkit di akhir musim, Liverpool gagal menembus empat besar dan harus puas bermain di Liga Eropa.
6. Brighton – 10/10
Roberto De Zerbi membuat keajaiban di Brighton dengan membawa mereka ke posisi keenam dan lolos ke Liga Eropa untuk pertama kalinya. Brighton meraih kemenangan menawan atas Chelsea, Man Utd, dan Arsenal. Mereka juga bermain imbang dengan juara City di laga sebelum akhir.
7. Aston Villa – 8/10
Unai Emery mengubah nasib Villa yang sempat terancam degradasi di awal musim. Setelah menggantikan Steven Gerrard yang dipecat, Emery membawa Villa meraih kemenangan atas Man Utd, Tottenham, Chelsea, dan Arsenal. Villa finis di posisi ketujuh dan mencapai posisi tertinggi sejak promosi.
Baca Juga: Argentina Bersiap Tanding Lawan Indonesia, Media Malaysia Ini Tiba-tiba Ikut Menyorot
8. Tottenham – 4/10
Musim yang sangat mengecewakan bagi Tottenham yang seharusnya bisa bersaing di empat besar. Antonio Conte dipecat setelah mengkritik para pemainnya. Ryan Mason ditunjuk sebagai pelatih sementara, tapi tidak mampu memperbaiki situasi. Daniel Levy mendapat protes dari fans yang menuntut perubahan.
9. Brentford – 8/10
Brentford tampil mengesankan di musim keduanya di Liga Primer. The Bees meraih kemenangan atas Man Utd, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham. Ivan Toney menjadi pencetak gol terbanyak ketiga dengan 27 gol. Brentford finis di posisi kesembilan dan memperlihatkan perkembangan positif.
10. Fulham – 9/10
Marco Silva sukses membawa Fulham ke posisi kesepuluh setelah promosi dari Championship. Fulham meraih kemenangan atas rival London Chelsea dan Arsenal. Aleksandar Mitrovic menjadi andalan dengan 22 gol. Fulham menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan musim sebelumnya.
Baca Juga: Link Download Logo Tema Hari Lahir Pancasila 2023 dalam Versi PDF dan PNG
11. Crystal Palace – 7/10
Roy Hodgson berhasil menyelamatkan Palace dari ancaman degradasi setelah menggantikan Patrick Vieira. Hodgson membangun tim termuda di liga dan mendapatkan hasil positif. Cheick Doucouré, Eberechi Eze, dan Marc Guehi menjadi bintang-bintang muda yang bersinar.
12. Chelsea – 0/10
Musim terburuk dalam sejarah Chelsea. Setelah Roman Abramovich terpaksa menjual klub, pemilik baru Todd Boehly melakukan perombakan besar-besaran. Graham Potter, Bruno Saltor, dan Frank Lampard gagal mengangkat performa tim. Chelsea finis di posisi ke-12 dan tidak lolos ke kompetisi Eropa.
13. Wolves – 5/10
Musim yang mengecewakan bagi Wolves yang sebelumnya selalu finis di tujuh besar. Bruno Lage dipecat setelah hasil buruk di awal musim. Steve Davis dan Julen Lopetegui berusaha memperbaiki situasi, tapi Wolves tetap berada di papan bawah. Lopetegui dikabarkan akan hengkang karena masalah FFP.
Baca Juga: Kumpulan Fakta Menarik Liga Inggris Selama Bulan Mei, Manchester City Cetak Gol Ke-1000!
14. West Ham – 6/10
West Ham mengalami musim yang sulit di liga, tapi berhasil mencapai final Liga Konferensi Eropa untuk pertama kalinya dalam 47 tahun. David Moyes mendapat dukungan dari David Sullivan meski West Ham terlibat perebutan zona degradasi. Kemenangan atas Fiorentina akan membawa West Ham ke Liga Eropa musim depan.
15. Bournemouth – 7/10
Gary O’Neil tampil impresif sejak menggantikan Scott Parker di Bournemouth. O’Neil membawa timnya bertahan di Liga Primer setelah promosi dari Championship. Bournemouth meraih kemenangan atas Tottenham dan Liverpool. O’Neil menjadi favorit fans dan pemain.
16. Nottingham Forest – 7/10
Steve Cooper berhasil mempertahankan Forest di Liga Primer setelah promosi melalui play-off musim lalu. Cooper mendapat dukungan dari pemilik klub Evangelos Marinakis meski sempat berada di zona merah. Forest membuat City Ground menjadi benteng dengan meraih 30 poin di kandang.
17. Everton – 1/10
Musim yang mengerikan bagi Everton yang penuh dengan protes fans dan ketidakstabilan manajemen. Frank Lampard dipecat setelah hasil buruk di awal musim. Sean Dyche tidak mampu mengubah keadaan. Everton hanya selisih dua poin dari zona degradasi.
18. Leicester – 0/10
Juara Piala FA dua tahun lalu dan juara Liga Primer lima tahun sebelumnya, Leicester mengalami kemerosotan drastis musim ini. Tiga manajer berbeda tidak bisa menghentikan penurunan performa tim. Leicester terdegradasi dengan selisih gol dari Everton. Beberapa bintang tim seperti Jamie Vardy dan James Maddison diragukan masa depannya.
19. Leeds United – 0/10
Setelah bertahan di Liga Primer musim lalu, Leeds semakin terpuruk musim ini. Jesse Marsh dipecat setelah hasil mengecewakan di awal musim. Javier Garcia dan Sam Allardyce juga tidak bisa menyelamatkan Leeds dari degradasi. Leeds menjadi tim pertama yang terdegradasi dengan selisih gol dari Southampton.
20. Southampton – 0/10
Southampton mengalami musim terburuknya di Liga Primer dengan tiga manajer berbeda. Setelah promosi dari League One pada 2011, Southampton harus kembali ke Championship setelah menjadi tim pertama yang terdegradasi musim ini.***(Dadang)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi