Chelsea Dibantai Manchester United, Lampard Ngamuk Besar!


inNalar.com – 
Frank Lampard secara terbuka mengkritik para pemainnya dan mengakui bahwa Chelsea perlu dirombak masal pada musim panas ini setelah mereka dibantai oleh Manchester United pada Jum`at (26/5/2023) dini hari.

Chelsea sebenarnya memiliki peluang untuk melawan tim tuan rumah di old Trafford, akan tetapi mereka tidak dapat memanfaatkan secara efektif.

Sebaliknya, tim asuhan Frank Lampard itu malah diganjar Manchester United yang sedang dalam trend positif dengan 4 gol ke gawang mereka.

Baca Juga: Liverpool Gagal Lolos Liga Champion Musim Depan, Mohamed Salah: Saya Sangat Hancur!

Manchester United unggul lewat Casemiro melalui sundulan bebas dan Anthony Martial dengan sentuhan bola yang magis mengirim United unggul 2-0 saat turun minum.

Sebelumnya Mykhaylo Mudryk dan Conor Gallagher dari kubu Chelesea menyia-nyiakan kesempatan emas untuk mencetak gol.

Bruno Fernandes mencetak gol penalti setelah Wesley Fofana menjatuhkannya kemudian Marcus Rashford memanfaatkan kesalahan lain untuk membuat skor 4-0 dengan rebound dari Kepa Arrizabalaga.

Baca Juga: Pelapor Kirim Bukti Baru Dalam Laporan Video Syur Mirip Rebecca Klopper yang Viral di Twitter

Di akhir, Joao Felix dapat mencuri gol hiburan untuk tim tamu melalui skema serangan balik walalupun itu tidak banyak mengubah kondisi buruk pertandingan itu.

Berkenaan dengan pertandingan tersebut, Lampard, meskipun sebagai pelatih interim, mengatakan bahwa Chelsea harus dirombak total tahun depan.

Ia mengatakan, permasalahan yang didera tim bukan hanya urusan personal, akan tetapi mental untuk berkembang, ikatan dan kesatuan antar pemain, dan juga terus berlatih dengan rutin setiap hari merupakan urusan yang mendasar bagi tim.

Baca Juga: Bebi Silvana Minggat dari Rumah Bawa Anak-Anak Gegara Opick Minta Izin untuk Poligami? Ini Faktanya

“Ini hal sederhana untuk dikatakan. Akan tetapi tim mana pun yang menang di Liga Inggris memiliki hal-hal tersebut (Berlatih dengan baik setiap hari, berusaha meningkatkan kemampuan, dan menjadi satu kesatuan tim yang sebenarnya) sebagai dasar, karena tanpa mereka taktik tidak penting,” kata Lampard kepada Sky Sports.

Lampard kemudian melanjutkan bahwa inkonsistensi ini merupakan hal yang lumrah terjadi di tim manapun. 

Walaupun demikian, ia menekankan pentingnya berkembang dan bangkit dari keterpurukan.

Baca Juga: Bukti Sudah Cukup, Laporan Video Syur Mirip Rebecca Klopper Mulai Diperiksa Bareskrim Polri

“Ini tahun buruk bagi klub (Chelsea), dan banyak klub memiliki tahun-tahun seperti ini ketika kami telah sukses besar selama 20 tahun terakhir atau apa pun, tapi hal penting adalah anda (melihat) sampai ke dasar (permasalahan) (yaitu) bagaimana hal itu meningkat.”

Bagaimanapun itu, sangat menarik melihat transformasi Chelsea kedepan meningat mereka akan ditukangi pelatih baru yaitu Mauricio Pochetino.***(Dadang)

Rekomendasi