

inNalar.com – Tottenham Hotspur kembali mendapatkan kemenangan dalam laga lanjutan EPL pekan ke-35 (6/5/2023) saat menjamu tim tamu Cristal Pallace dengan skor akhir 1-0. Skor semata wayang Spurs dicetak oleh Harry Kane melalui tandukannya dimenit 45+1.
Kemenangan tersebut membantu klub asal kota London tersebut untuk tetap menjaga harapan untuk merebut zona Liga Champions Eropa. Sekarang Tottenham bercokol pada posisinya ke 6 di bawah liverpool dengan gap 5 poin.
Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Tottenham Hotspur Stadium tersebut, Harry Kane yang bertindak sebagai kapten memasukkan bola lewat sundulannya setelah menerima umpan lambung dari Pedro Porro. Lantas, bola tersebut melesat melayang merobek gawang kiper Crystal Pallace, Johnstone.
Dengan gol tersebut, Harry kane sementara resmi mengoleksi 26 gol dari 35 pertandingan EPL musim 2022-2023. Raihan gol hanya dikalahkan oleh bomber Man City Erling Halland yang menorehkan 35 gol sejauh ini.
Yang menarik, gol Haryy Kane semalam merupakan gol ke-seratusnya di laga kandang sepanjang masa. Selain itu, ia juga berhasil menambah catatan gol ke-sepuluh lewat sundulan kepala musim ini.
Hal ini menjadi rekor baru, karena sebelumnya belum ada pemain yang berhasil memasukkan bola sebanyak jumlah tersebut pada satu putaran Liga Inggris.
Jika ditinjau lagi, jumlah gol di EPL tersebut ternyata lebih banyak daripada jumlah gol yang dicetak oleh bomber anyar Liverpool, Dawin Nunez. Pemain yang didatangkan dari SL Benfica tersebut sejauh ini hanya sanggup mencatatkan 9 gol saja.
Hal ini sangat disayangkan lantaran pemain berpaspor Uruguay tersebut ditransfer dangan banderol yang cukup tinggi yaitu 80 juta Euro.
Bahkan sebagian pemerhati sepakbola mengkritik performanya yang tidak sesuai dengan ekspektasi dan budget yang dikeluarkan oleh manajemen Liverpool.
Setidaknya, sejauh ini kita semua sepakat bahwa Harry Kane benar-benar sudah menjadi penyerang yang matang dengan banyaknya torehan go yang ia lesakkan sekalipun timnya dalam kondisi yang buruk.
Sedangkan, Darwin Nunez harus membuktikan diri pada musim depan jika ia tidak ingin dicap sebagai pembelian gagal atau sebagain pemerhati bola menyebut “The Next Andy Carrol”.