

inNalar.com – Beredar kabar duka dari artis kondang tanah air, Iis Dahlia baru-baru ini. Dalam kabar yang disebarluaskan melalui video itu mengklaim bahwa Iis Dahlia meninggal dunia.
Video tersebut mencantumkan klaim bahwa Iis Dahlia meninggal dunia pagi tadi. Dalam narasinya, sang artis meninggal gara-gara ulang orang tercinta.
Pada thumbnail video memperlihatkan suasana pemakaman yang dihadiri oleh lautan manusia, serta menampilkan potret mendiang Iis Dahlia.
Kabar meninggalnya Iis Dahlia itu diunggah dan dibagikan oleh akun YouTube Muda Entertainment, dan sudah ditonton lebih dari 11 ribu kali tayangan.
“INNALILLAHI, Iis Dahlia Meninggal Dunia Pagi Tadi Tepat Pukul 08.00 WIB, Cek Fakta.”
Lantas benarkah kabar tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca Juga: Khusus Kamu Wanita Cantik, Ustadz Faizar Beberkan Cara Ampuh Menangkal Penyakit Ain
Berdasarkan penelusuran inNalar.com, klaim soal Iis Dahlia meninggal dunia pagi tadi adalah salah.
Nyatanya, isi unggahan video berdurasi 3 menit 20 detik itu tak sama dengan klaim yang dibubuhkan pada judul maupun thumbnail.
Unggahan itu juga menampilkan kerumunan para rekan artis Iis Dahlia dan petugas keamanan yang mengerumuni pemakaman, dan juga potret sang artis.
Baca Juga: Habib Bahar bin Smith Ditembak OTK saat Kendarai Mercedes Hitam, Saksi: Ada Darah-Darah di Mobil
Akan tetapi, narasi dalam video selanjutnya membacakan artikel milik Metro Suara.com dengan tajuk “Cek Fakta Innalillahi Iis Dahlia Meninggal Dunia Diduga Ulah Orang Tercinta”
Artikel yang dibacakan itu berisikan soal kabar bohong perihal meninggalnya Iis Dahlia. Sehingga, ulasan narator sendiri berbanding terbalik dengan klaim pada video.
Hingga akhir video, tidak ditemukan bukti valid atau pernyataan yang mengatakan bahwa Iis Dahlia benar-benar meninggal dunia pada pagi tadi.
Baca Juga: AWAS! Inilah Penyebab Seorang Muslim Bangkrut Dunia Akhirat Menurut Ustadz Abdul Somad
Kesimpulannya, dari penjelasan di atas, bisa dipastikan bahwa kabar Iis Dahlia meninggal dunia adalah keliru, alias HOAX.
Dengan demikian, video tersebut dapat dikategorikan sebagai konten manipulatif.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi