Catatan Menarik Usai Sevilla Juara Liga Europa Lagi, Periode Singkat Penuh Kesan Bagi Sang Pelatih

inNalar.com – Sevilla berhasil meraih gelar juara Liga Europa untuk ketujuh kalinya, setelah mengalahkan Roma lewat adu penalti di final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest.

Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit, dengan Los Nervionenses menang 4-1 dalam drama penalti.

Babak pertama berlangsung cukup sepi, dengan kedua tim saling bermain aman.

Baca Juga: Inilah Deretan Amal yang Bakal Menemani di Alam Barzah Menurut Ustadz Khalid Basalamah

Sevilla mendominasi penguasaan bola, meski tidak banyak mengancam gawang Rui Patricio milik Roma.

Namun, tim asal Italia yang berhasil membuka skor pada menit ke-35.

Gianluca Mancini melepaskan umpan terobosan brilian untuk Paulo Dybala, dan sang bintang Argentina menaklukkan Bono untuk memberi keunggulan bagi Roma.

Baca Juga: Ini Tips Ustadz Khalid Basalamah Untuk Suami Yang Kurang Bernafsu Menggauli Istrinya

Roma memang unggul di babak pertama, tapi Sevilla tampil lebih agresif di babak kedua dan menyamakan kedudukan 10 menit setelah turun minum.

Mancini berubah dari pahlawan menjadi biang keladi.

Ia menyundul bola ke gawang sendiri usai menerima umpan silang apik dari Jesus Navas.

Baca Juga: Lakukan 4 Langkah ini Jika Kita Ingin Berhenti Ghibah, Khalid Basalamah: Hati-Hati dengan Bahaya Lisan!

Sevilla mendominasi sebagian besar babak kedua, meski Roma juga memiliki dua peluang besar yang datang dari ke Roger Ibanez dan Andrea Belotti secara bergantian, namun keduanya gagal mencetak gol.

Dua tim tersebut tidak bisa saling bermain aman setelah 90 menit, sehingga perpanjangan waktu diperlukan di Puskas Arena.

Namun, sangat sedikit hal yang terjadi selama setengah jam tambahan, yang menandakan penalti diperlukan untuk menentukan pemenang.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Ustadz Khalid Basalamah Bocorkan Cara Nasihati Anak Nakal yang Efektif Tanpa Kekerasan

Kedua tim mencetak penalti pertama mereka.

Tapi sementara itu, Sevilla mencetak dua berikutnya, Bono menyelamatkan upaya kedua yang dilakukan oleh G.Mancini dan ketiga oleh Ibanez dari Roma.

Hal ini berarti Gonzalo Montiel memiliki kesempatan untuk mencetak penalti kemenangan, seperti di final Piala Dunia, dan dia melakukannya.

Baca Juga: Sering Gundah dan Gelisah? Ustadz Khalid Basalamah Ungkap Dua Penyebab Tak Terduga, Segera Intropeksi Diri!

Sevilla kini memperpanjang rekor mereka sebagai tim tersukses dalam sejarah Liga Europa.

Hal ini menjadi kisah dongeng bagi Jose Luis Mendilibar, yang telah memenangkan gelar besar pertama dalam kariernya.

Ia hanya membutuhkan dari dua bulan lebih untuk melakukannya setelah menggantikan Jorge Sampaoli.***(Dadang)

Rekomendasi