Cara Terhindar dari Toxic Productivity yang Harus Dipahami

inNalar.com – Memiliki kebiasaan yang produktif merupakan hal yang bagus, akan tetapi jika seseorang yang memiliki produktivitas yang berlebihan bahkan di luar jam kerja akan membahayakan diri sendiri.

Kondisi untuk ingin terus menerus produktif tanpa memperhatikan kesehatan baik fisik maupun mental disebut dengan toxic productivity.

Kondisi toxic productivity biasanya mengacu pada ketidakmampuan seseorang untuk berhenti bekerja atau berhenti melakukan sesuatu untuk mengambil waktu beristirahat, bermain bersama teman, melakukan hobi untuk kesenangan.

Baca Juga: Sudah Lama Berkeinginan Punya Toko, dr Richard Lee Buka Pabrik Skincare, Kualitas Produk Dijamin Aman?

Nah, jika memiliki kecenderungan mengalami kondisi toxic productivity, kalian bisa menghindarinya dengan hal berikut ini

1. Membuat Batasan

Menentukan batasan pekerjaan untuk menyisihkan waktu yang cukup untuk istirahat, menghabiskan waktu bersama keluarga dan melakukan hobi akan mengurangi tekanan pada produktivitas yang konstan.

Mengatur jadwal untuk bekerja dan beristirahat sera melakukan hal lain penting untuk menjaga keseimbangan hidup.

Baca Juga: Singapore Open 2023: Sempat Tertinggal di Set Pertama, Pramudya/Yeremia Berhasil Melangkah ke Babak 16 Besar

2.Menetapkan Tujuan yang Realistis

Cara mengatasi toxic productivity yang selanjutnya yaitu dengan menetapkan tujuan yang realistis. Hal tersebut akan membantu untuk membedakan menangani pekerjaan yang harus segera dilakukan dan diselesaikan dengan pekerjaan yang bisa dilakukan di waktu lain.

3.Mindfulness

Mindfulness merupakan kesadaran secara penuh untuk hal yang sedang kita lakukan. Hal tersebut akan mendorong seseorang untuk lebih peduli terhadap hal-hal kecil yang sebenarnya memiliki dampak yang lebih besar dalam kehidupan. Dengan mood yang bagus akan membuat seseorang menjalankan pekerjaanya dengan baik dan menyenangkan.

4. Menerapkan Prinsip Slow Down

Menerapkan hidup kalem aja dengan tidak perlu terburu-buru untuk menyelesaikan banyak hal. Tidak perlu juga untuk menerima semua tawaran pekerjaan agar terlihat aktif dan produktif.

Baca Juga: Bukan Manchester United, Ini Tim Liga Inggris yang Bakal Jadi Tujuan Paling Realistis Buat Neymar Jr

Produktif yang sehat merupakan mampu menyelesaikan kewajiban dengan baik, bukan melakukan banyak hal yang pada akhirnya tidak selesai dan merugikan diri sendiri serta pihak lainnya.

5.Memprioritaskan Diri Sendiri

Menempatkan diri menjadi prioritas merupakan hal yang penting untuk terhindar dari toxic productivity. Hal yang paling penting untuk diprioritaskan adalah mengenai kesehatan baik fisik maupun mental. Maka, perlu untuk mnyeimbangkan kebutuan pekerjaan dan wkatu istirat.

Demikianlah tips-tips untuk menghindari kondisi toxic productivity. Produktif boleh akan tetapi tetap mementingkan kondisi diri sendiri baik kondisi kesehatan fisik maupun mental.

*Nuriyah Hanik Fatikhah

Rekomendasi