Cara Mengetahui Gejala Diabetes Melitus Pada Anak, Hal Ini Terlihat Sepele Tapi Berujung Fatal Jika Dibiarkan

inNalar.com – Gejala pada anak yang terkena diabetes melitus adalah munculnya luka atau infeksi ditubuh yang sulit sembuh atau tak kunjung sembuh. 

Gula darah yang tinggi akibat diabetes juga dapat menyebabkan rentannya anak terserang infeksi karen abakteri suka terhadap gula, sehingga bakteri perlu adanya gula untuk berkumpul.

Gatal-gatal pada kemaluan anak juga bisa terjadi meskipun masih anak-anak bukan hanya orang dewasa saja yang dapat mengalami gatal pada area kemaluan tetapi anak-anak juga dapat mengalaminya.

Baca Juga: Update Gempa Barat Daya Bantul: 106 Keluarga Terdampak Rumah Rusak

Tanda yang harus diwaspadai bagi penderita diabetes melitus pada anak adalah sesak nafas, dehidrasi dan shock serta nafas yang berbau keton.

Dari adanya kejadian tersebut anak wajib dibawa langsung kerumah sakit karena anak sudah mengalami DKA atau Ketoasidosis Diebetikum.

DKA disebabkan karena tidak bisa menggunakan gula sehingga akhirnya terbentuklah ketosi pH tubuh bisa bergeser dan berubah menjadi sangat asam sehingga hal tersebut bisa mengancam nyawa anak. 

Baca Juga: 5 Kisah Jenderal Hoegeng yang Inspiratif di HUT Bhayangkara ke 77, Nomor 1 Bisa Jadi Contoh Semua Pejabat

Cara mencegah anak terhindar dari penyakit diabetes melitu sampai dewasa adalah dengan cara membatasi untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis buatan seminimal mungkin.

Minuman manis buatan seperti minuman soda yang tinggi dengan kandungan gula pasir, donat, brownis, sirup,es teh manis sehingga anda biaskaan untuk mengonsumsi makanan yang real food sehat.

Jangan mengonsumsi mie instan secara berlebihan apalagi ditambah dengan nasi itu adalah suatu kesalahan yang besar sehingga sistem pencernaan akan semakin lama memproses makanan tersebut.

Baca Juga: Berikut 4 Aneka Sajian Daun Kelor Buat Atasi Diabetes Melitus, Cara Penyajiannya Mudah dan Jarang Diketahui

Seperti sayur, buah, daging dan makanan yang tinggi serat dan vitamin, kandungan tersebut harus dikonsumsi agar terhindar dari penyakit diabetes melitus.

Pentingnya bagi orang tua untuk membiasakan anak dari kecil untuk bergerak aktif seperti jalan-jalan sore atau lari-lari kecil, anak akn mencontoh apa yang dia lihat maka para orang tua juga harus memberikan contoh yang baik kepada anak.

Jika orang tua rajin beraktifitas fisik, jalan sore dan olahraga maka dengan sendirinya anak tersebut akan mencontoh dan meniru

Untuk diabetes melitus tipe 1 sering didiagnosis pada masa kanak-kanak yaitu usia 7-10 tahun dan tidak ada hubungannya dengan berat badan yang dimiliki anak tersebut tapi disebabkan oleh oleh faktor keturunan dan riwayat kleuarga.

Tapi diabetes melitus tipe 2 dapat didiagnosis pada saat anak tersebut beranjak remaja/menganlami pubertas, diabetes tipe 2 ini disebabakan akrena gaya hidup yang tidak sehat sehingga terjadinya kenaikna berat badan yang berlebih atau obesitas.

Dari sumber terpercaya penyakit diabetes melitus pada anak meningkat hingga76,9% anak diindonesia mengalami obesitas.***(Faizzatun Nazira)

Rekomendasi