

inNalar.com – Penderita Diabetes Melitus khususnya bagi wanita pastia akn mengalami keputihan, keputihan yang tidak normal dialami bagi penderita diabetes melitus berwarna kuning, kehijauan ataupun kecoklatan.
Memiliki tekstur yang lebih kental dan lebih lengket di cair seperti putih telur, bau dari keputihan penderita Diabetes Melitus bisa sangat menyengat.
Bagi penderita Diabetes Melitus khususnya bagi wanita akan memiliki rasa gatal pada area kewanitaan serta diiringi dengan rasa perih, dan kemerah dia rea selangkangan.
Menurut dr.Saddam Ismail adanya rasa nyeri saat berhubungan suami istri sehingga bagi anda yang sudah mengalami kejadian tersebut periksa dan konsultasi dengan dokter agar diberikan obat.
Jangan dibiarkan saja karena hal tersebut bisa memperparah dan menimbulkan iritasi akibat pengumpulan bakteri.
Bagi penderita diabetes melitus harus menjaga kebersihan di area kelamin dengan cara menggunakan air mengalir kemudian bersihkan dari depan ke belakang.
Baca Juga: Penderita Diabetes Melitus Wajib Coba! Olahan Oatmeal Ini Bikin Kadar Gula Darah Turun dalam 7 Hari
Anda lebih bagus menggunakan air hangat untuk membersihkan area tersebut, aau menggunakan sabun dengan syarat tidak ada kandungan parfum.
Hindari produk kewanitaan seperti sabun yang memiliki aroma harum agar tidak terjadi iritasi yang tidak diinginkan bagi penderita diabetes melitus.
Menurut dr. Saddam Ismail penggunaan produk kewanitaan seperti menggunakan sabun dan bedak akan merusak ph alami yang dimiliki.
Baca Juga: Awas! Makanan Ini Sebabkan Radang Usus Besar Dan Usus Halus, Sering Diabaikan Banyak Orang!
Bagi penderita diabetes melitus harus membiarkan area kewanitaan tetap kering jangan sampai basah atau lembab.
Karena jika area kewanitaan lembab akan menimbulkan kuman yang bakteri yang banyak di area tersebut sehingga terjadinya iritasi.
Penderita diabetes melitus yang memiliki luka pada kulit akan lama sembuhnya karena jaringan imunitas pada tubuh yang terganggu.
Maka bagi penderita diabetes melitus harus berhati-hati untuk masalah kebersihan diri agar tidak terjadi luka akibat gatal yang dirasakan, karena kuman senang berkembang biak di tempat yang lembab dan juga kotor.
Ganti celana dalam menurut dr.Saddam Ismail harus mengganti celana yang lembab agar tidak terjadi penumpukan bakteri yang bisa menyebabkan iritasi, segera ganti dengan celana yang kering.
Anda bisa mengkonsumsi yoghurt tanpa gula agar tidak menimbulkan kadar gula darah yang tinggi.***(Faizzatun Nazira)