Cara Menanam Cabe dengan Metode Hidroponik yang Mudah dan Praktis, Bisa Dilakukan dalam Botol juga Lho!


inNalar.com
– Ada beberapa cara menanam cabe yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu dapat melakukan budidaya dengan sistem hidroponik.

Cara menanam cabe dengan sistem hidroponik bisa dilakukan dengan mudah, bahkan bisa dilakukan hanya dengan menggunakan botol.

Cara menanam cabe secara hidroponik merupakan kegiatan budidaya yang praktis dan mudah untuk dilakukan. Bahkan, yang tidak punya lahan sawah atau kebun juga bisa melakukan kegiatan ini.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan Kasus Penembakan Istri TNI, Suami Sudah Tiga Kali Coba Bunuh Istri: Pakai Santet dan Racun

Dilansir inNalar.com dari situs bibitonline, inilah cara menanam cabe dengan metode hidroponik yang bisa dilakukan dengan mudah dan praktis.

Tahap 1: Pemilihan Benih Cabe

Kegiatan pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan benih cabe yang akan digunakan. Pastikan pilih benih dengan kualitas terbaik agar bisa memberikan hasil optimal.

Baca Juga: Baim Wong dan Paula Panen Kritikan Usai Daftarkan Citayam Fashion Week ke PDKI

Benih cabe yang akan digunakan harus memiliki kemampuan berkecambah dan perkembanganbiakan  yang bagus.

Perkembangan benih yang bagus tentu akan berpengaruh pada proses penyemaian atau pengecambahan.

Begitu juga pada hasil yang diharapkan, karena akan berpengaruh pada hasil tanaman yang subur maupun sebaliknya.

Baca Juga: WHO Resmi Tetapkan Cacar Monyet atau Monkeypox Menjadi Darurat Kesehatan Global, Ini 5 Alasannya

Tahap 2: Penyemaian Benih Cabe

Jika sudah mendapatkan benih cabe yang berkualitas unggul, selanjutnya proses penyemaian akan dimulai.

Penyemaian cabe dengan sistem hidroponik tidak jauh berbeda dengan proses penyemaian di sistem budidaya dengan media tanam tanah.

Baca Juga: Update Kasus Penembakan Istri TNI: Tersangka, Kronologi hingga Motif Penembakan

Penyemaian benih bisa dilakukan dengan bantuan rockwool untuk membuat benih berkecambah dengan cepat maupun dengan menggunakan metode perendaman dan pembungkusan benih pada kain basah.

Berikut adalah panduan penyemaian benih cabe secara hidroponik yang bisa dilakukan dengan mudah:

  1. Sortir benih-benih cabe yang akan digunakan untuk mengetahui kemampuan vigor kecambah dari masing-masing benih. Bisa dilakukan dengan cara perendam benih.

    Rendam dalam wadah berisi air, lalu biarkan hingga beberapa saat. Benih yang berkualitas baik akan tenggelam dan benih dengan kualitas buruk akan mengapung.

  2. Untuk mempercepat pertumbuhan tanaman cabe yang akan ditanam, saat pemilihan benih cabe pada poin ini, sebaiknya lakukan perendaman benih cabe dengan air yang sudah dicampur dengan zat pengatur tumbuh (ZPT). ZPT akan membantu merangsang produksi hormon akar agar akar dapat tumbuh lebih cepat.
  3. Setelah mendapat benih berkualitas, selanjutnya ambillah kain basah kemudian bungkus benih cabe menggunakan kain tersebut selama seharian. Tujuannya untuk mempercepat proses perkecambahan terjadi. Setelah berkecambah, kegiatan penyemaian bisa dilakukan.
  4. Pada tahap penyemaian, siapkan wadah semai yang bisa dibeli dari toko pertanian atau dengan menggunakan wadah plastik yang sudah diberi media tanam seperti sekam bakar atau sabut kelapa.
  5. Selanjutnya, taburkan benih cabe pada media tanam sampai tenggelam dan tertutup media tanam. Siram dengan air bersih secukupnya, tapi jangan sampai tergenang.
  6. Pindahkan tempat semai ke area yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  7. Siram benih cabe setiap pagi hingga benih tumbuh dan siap untuk ditanam.

Baca Juga: Begini Cara Menanam Cabe Rawit dalam Pot, Cocok untuk yang Punya Lahan Sempit

Tahap 3: Perancangan Tempat Menanam Cabe

Botol bekas bisa digunakan sebagai sarana untuk pertumbuhan cabe. Berikut panduan singkatnya.

  1. Ambil satu maupun dua botol bekas air mineral sesuai kebutuhan, pastikan botol tersebut sudah dibersihkan.
  2. Belah bagian atasnya dan sisakan lebih banyak pada bagian bawah botol.
  3. Buat lubang kecil pada tutup botol di bagian tengahnya, kemudian masukkan sumbu lalu ikat pada bagian atas sumbunya agar tidak jatuh ke bawah.

Baca Juga: Bintang Emon Sah Nikahi Alca Octaviani dengan Mas Kawin Fantastis Pakai Dolar, Netizen: Kirain Mau sama Arafah

Tahap 4: Peracikan Nutrisi Tanaman

Dikarenakan kegiatan penyemaian benih dapat memakan waktu sampai berhari-hari, sebaiknya gunakan waktu menunggu tersebut untuk menyiapkan kebutuhan lainnya.

Termasuk menyiapkan nutrisi tanaman yang akan digunakan untuk menentukan keberhasilan pertumbuhan taman.

Baca Juga: Ridwan Kamil Singgung Baim Wong Soal Hak Paten Citayam Fashion Week, Biarkan Tetap Slebew Bukan Haute Couture

Nutrisi hidroponik untuk cabe sudah bisa dibeli di toko pertanian atau dipesan secara online melalui internet.

Karena saat ini sudah banyak tersedia nutrisi khusus untuk pertumbuhan tanaman cabe. Yang perlu diingat, perhatikan dosis penggunaan nutrisi tersebut.

Pastikan nutrisi dengan dosis yang tepat, untuk mengetahuinya bisa ditanyakan pada ahli atau pada penjual di toko pertanian tersebut.

Baca Juga: KUNCI JAWABAN Kelas 5 SD Tema 1 Halaman 97 Buku Tematik Subtema 2 Pembelajaran 4: Manusia dan Lingkungan

Tahap 5: Pemindahan Benih Hasil Semai

Sebelum memindahkan benih, pastikan untuk menuangkan larutan nutrisi terlebih dahulu ke bagian bawah botol.

Atur ketinggian air kemudian beri sedikit ruang. Buatlah lubang pada sisi botol untuk memberi jalan masuk bagi oksigen yang akan membantu proses fotosintesis.

Baca Juga: Harga emas 1 gram Senin, 25 Juli 2022 Kembali Mencapai Harga Rp969.000

Kemudian, pindahkan benih dan media tanam pada bagian kepala botol yang sudah dipasangi sumbu pada tutup botolnya dengan posisi terbalik.

Lakukan pemindahan tanaman secara hati-hati. Perbanyak media tanam sampai cukup padat agar tanaman dapat ditopang dengan kuat saat tumbuh semakin besar.

Terakhir, pasang kepala botol secara terbalik ke dalam badan botol. Pastikan sumbu mengenai air larutan.

Baca Juga: KUNCI JAWABAN Tema 1 Kelas 5 SD Halaman 38 39 40 Buku Tematik Subtema 1 Pembelajaran 4: Gotong Royong

Tahap 6: Perawatan dan Pemeliharaan

Tahap terakhir dari cara menanam cabe dengan metode hidroponik menggunakan botol bekas ini hanya perlu menyediakan kebutuhan nutrisi tanaman secara rutin selama masa pertumbuhannya.

Lihat kembali pada tahap keempat (peracikan nutrisi) untuk mengetahui jenis pupuk apa yang harus dibuat sebagai larutan nutrisi hidroponik tanaman cabe saat masa pertumbuhan vegetatif (akar, batang, tunas, dan daun) dan generatif (bunga, biji, dan buah).

Baca Juga: KUNCI JAWABAN Tema 1 Kelas 5 SD Halaman 98 101 103 Buku Tematik Pembelajaran 4: Manusia dan Lingkungan

Semakin besar ukuran tanaman, maka keperluan nutrisinya juga semakin bertambah. Hal yang lebih penting adalah jangan sampai lupa untuk menuangkan larutan nutrisi pada bagian bawah botol.

Jika sudah terlihat berkurang cukup banyak. Lakukan perawatan ini terus menerus hingga masa panen.

Itulah cara menanam cabe dengan metode hidroponik menggunakan botol bekas dengan sistem sumbu. Semoga informasi ini bermanfaat! ***

Rekomendasi