

inNalar.com – Ada beberapa cara menanam cabe yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu dapat melakukan budidaya dengan sistem hidroponik.
Cara menanam cabe dengan sistem hidroponik bisa dilakukan dengan mudah, bahkan bisa dilakukan hanya dengan menggunakan botol.
Cara menanam cabe secara hidroponik merupakan kegiatan budidaya yang praktis dan mudah untuk dilakukan. Bahkan, yang tidak punya lahan sawah atau kebun juga bisa melakukan kegiatan ini.
Dilansir inNalar.com dari situs bibitonline, inilah cara menanam cabe dengan metode hidroponik yang bisa dilakukan dengan mudah dan praktis.
Tahap 1: Pemilihan Benih Cabe
Kegiatan pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan benih cabe yang akan digunakan. Pastikan pilih benih dengan kualitas terbaik agar bisa memberikan hasil optimal.
Baca Juga: Baim Wong dan Paula Panen Kritikan Usai Daftarkan Citayam Fashion Week ke PDKI
Benih cabe yang akan digunakan harus memiliki kemampuan berkecambah dan perkembanganbiakan yang bagus.
Perkembangan benih yang bagus tentu akan berpengaruh pada proses penyemaian atau pengecambahan.
Begitu juga pada hasil yang diharapkan, karena akan berpengaruh pada hasil tanaman yang subur maupun sebaliknya.
Baca Juga: WHO Resmi Tetapkan Cacar Monyet atau Monkeypox Menjadi Darurat Kesehatan Global, Ini 5 Alasannya
Tahap 2: Penyemaian Benih Cabe
Jika sudah mendapatkan benih cabe yang berkualitas unggul, selanjutnya proses penyemaian akan dimulai.
Penyemaian cabe dengan sistem hidroponik tidak jauh berbeda dengan proses penyemaian di sistem budidaya dengan media tanam tanah.
Baca Juga: Update Kasus Penembakan Istri TNI: Tersangka, Kronologi hingga Motif Penembakan
Penyemaian benih bisa dilakukan dengan bantuan rockwool untuk membuat benih berkecambah dengan cepat maupun dengan menggunakan metode perendaman dan pembungkusan benih pada kain basah.
Berikut adalah panduan penyemaian benih cabe secara hidroponik yang bisa dilakukan dengan mudah:
Rendam dalam wadah berisi air, lalu biarkan hingga beberapa saat. Benih yang berkualitas baik akan tenggelam dan benih dengan kualitas buruk akan mengapung.
Baca Juga: Begini Cara Menanam Cabe Rawit dalam Pot, Cocok untuk yang Punya Lahan Sempit
Tahap 3: Perancangan Tempat Menanam Cabe
Botol bekas bisa digunakan sebagai sarana untuk pertumbuhan cabe. Berikut panduan singkatnya.
Tahap 4: Peracikan Nutrisi Tanaman
Dikarenakan kegiatan penyemaian benih dapat memakan waktu sampai berhari-hari, sebaiknya gunakan waktu menunggu tersebut untuk menyiapkan kebutuhan lainnya.
Termasuk menyiapkan nutrisi tanaman yang akan digunakan untuk menentukan keberhasilan pertumbuhan taman.
Nutrisi hidroponik untuk cabe sudah bisa dibeli di toko pertanian atau dipesan secara online melalui internet.
Karena saat ini sudah banyak tersedia nutrisi khusus untuk pertumbuhan tanaman cabe. Yang perlu diingat, perhatikan dosis penggunaan nutrisi tersebut.
Pastikan nutrisi dengan dosis yang tepat, untuk mengetahuinya bisa ditanyakan pada ahli atau pada penjual di toko pertanian tersebut.
Tahap 5: Pemindahan Benih Hasil Semai
Sebelum memindahkan benih, pastikan untuk menuangkan larutan nutrisi terlebih dahulu ke bagian bawah botol.
Atur ketinggian air kemudian beri sedikit ruang. Buatlah lubang pada sisi botol untuk memberi jalan masuk bagi oksigen yang akan membantu proses fotosintesis.
Baca Juga: Harga emas 1 gram Senin, 25 Juli 2022 Kembali Mencapai Harga Rp969.000
Kemudian, pindahkan benih dan media tanam pada bagian kepala botol yang sudah dipasangi sumbu pada tutup botolnya dengan posisi terbalik.
Lakukan pemindahan tanaman secara hati-hati. Perbanyak media tanam sampai cukup padat agar tanaman dapat ditopang dengan kuat saat tumbuh semakin besar.
Terakhir, pasang kepala botol secara terbalik ke dalam badan botol. Pastikan sumbu mengenai air larutan.
Tahap 6: Perawatan dan Pemeliharaan
Tahap terakhir dari cara menanam cabe dengan metode hidroponik menggunakan botol bekas ini hanya perlu menyediakan kebutuhan nutrisi tanaman secara rutin selama masa pertumbuhannya.
Lihat kembali pada tahap keempat (peracikan nutrisi) untuk mengetahui jenis pupuk apa yang harus dibuat sebagai larutan nutrisi hidroponik tanaman cabe saat masa pertumbuhan vegetatif (akar, batang, tunas, dan daun) dan generatif (bunga, biji, dan buah).
Semakin besar ukuran tanaman, maka keperluan nutrisinya juga semakin bertambah. Hal yang lebih penting adalah jangan sampai lupa untuk menuangkan larutan nutrisi pada bagian bawah botol.
Jika sudah terlihat berkurang cukup banyak. Lakukan perawatan ini terus menerus hingga masa panen.
Itulah cara menanam cabe dengan metode hidroponik menggunakan botol bekas dengan sistem sumbu. Semoga informasi ini bermanfaat! ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi