Cara Atasi Stress dalam Islam : Memperkuat Mental dan Psikologi dengan Pendekatan Strategis dan Intelektual

 

InNalar.com – Stress adalah masalah yang lumrah dialami oleh setiap manusia, siapapun dapat merasakannya.

 

Stress terjadi karena adanya masalah yang harus dihadapi, dan masalah pasti akan terjadi kapanpun dan dimanapun, sehingga manusia tidak akan bisa terhindar dari masalah.

 

Islam sebagai agama yang sempurna turut memiliki cara untuk mengatasi stress dengan memperkuat mental.

 

Manusia tidak dapat menghindar dari rasa stress ini, namun manusia bisa beradaptasi dengan stress.

 

Baca Juga: Kisah Nyata Penuh Keajaiban: Seorang Alim Selamat dari Cengkeraman Harimau Melalui Syafaat Sholat Tahajud

Tahukan Anda bagaimana cara terbaik beradaptasi dengan stress?

 

Seperti yang sudah kita ketahui, stress berasal dari masalah, dalam bahasa inggris masalah artinya problem, sedangkan dalam bahasa latin berasal dari dua kata yaitu “pro” dan “ballein”.

 

Pro artinya maju sedangkan ballein itu artinya menggerakan atau melemparkan. Jadi masalah sebenarnya menggerakkan kita untuk maju dan berkembang.

 

Dikutip dari kanal youtube Gobind Vashdev, banyak orang yang berkata bahwa stress bisa membunuhmu, namun yang membunuh itu sebenarnya bukan stress.

Baca Juga: 7 Keutamaan Berpuasa Daud: Mengetahui Manfaat Puasa Daud dalam Islam, Salah Satunya Menjaga Kesehatan Mental

 

Tapi, ketidakmampuan seseorang beradaptasi dengan stress.

 

Stress dapat diatasi dengan menciptakan stress setiap hari yang bisa di kontrol, ciptakan sesuatu yang kita tidak nyaman untuk melakukannya, seperti olahraga, memaksakan diri untuk hidup sehat dan memaksakan diri untuk bangun pagi.

 

Selain itu, memaksakan diri untuk beribadah, belajar sesuatu yang rumit, dan lain sebagainya yang membuat diri kita menjadi terbiasa akan sesuatu yang tidak menyenangkan.

 

Dengan mencoba berbagai hal yang tidak menyenangkan itulah perlahan-lahan meningkatkan kemampuan diri untuk berhadapan dan beradaptasi dengan stress.

Baca Juga: Inilah 5 Dzikir Singkat Namun Jika Dibaca Pahalanya Sangat Besar, Penasaran? Simak di Sini

 

Sebenarnya tidak ada teknik yang ampuh untuk menghadapi stress, mengapa demikian?

 

Bisa kita analogikan, ada seorang olahragawan meminta kepada pelatihnya untuk diberikan teknih mengangkat beban 200 kg. Pasti pelatihnya punya trik khusus untuk bisa mengangkat beban seberat itu.

 

Namun, jika olahragawan tersebut masih pemula, dan belum terbiasa mengangkat beban seberat itu, teknik sebagus apapun tidak akan mampu membuat sang olahragawan kuat mengangkat beban 200 kg.

 

Baca Juga: Bukan Sekadar Memberi: Relevansi dan Manfaat Zakat dalam Menggali Hakikat Kehidupan di Islam

Jika olahragawan itu berlatih dan berprogres menambah beban setiap hari, lambat laun ia akan mampu untuk mengangkat beban 200 kg.

 

Intinya adalah berlatih untuk bisa menghadapi masalah setiap hari, berlatih untuk bisa beradaptasi dengan stress. Karena stress tidak dapat dihindari, maka hadapilah!!!

 

Belajarlah menghadapi masalah dari Rasulullah Saw, bahkan Rasulullah Saw mempunyai masalah yang berkali-kali lipat lebih berat dari kita.

 

Diriwatkan dari hudzaifah bin al-Yaman, beliau berkata

 

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَزَبَهُ أَمْرٌ صَلَّى

 

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam apabila ditimpa suatu  masalah maka beliau mengerjakan shalat.” (HR. Ahmad).

Baca Juga: Salut! Wali Kota New York Berikan Izin Azan Sholat Jumat dan Bulan Ramadhan Berkumandang Bebas

 

Mengapa setiap adalah masalah Rasulullah Saw selalu melaksanakan sholat?

 

Karena sholat dapat membangun optimisme diri, meyakini dengan sekuat-kuatnya iman, bahwa Allah Swt tidak akan meninggalkan hamba-hambanya dalam kesulitan.

 

Seperti yang Allah firmankan dalam surah al-Baqarah ayat 45-46

 

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ {45} الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُم مُّلاَقُوا رَبِّهِمْ وَأَنَّهٌمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ 

 

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Rabb-nya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.”

 

Jadi, jangan takut stress, jangan takut ada masalah, yakinlah bahwa Allah tidak akan meninggalkan hambanya-Nya dalam kesulitan, Allah hanya akan memberikan sebuah cobaan/masalah kepada hamba-Nya sesuai dengan kemampuannya.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]