

inNalar.com – Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan angka perceraian yang cukup tinggi.
Dilansir inNalar.com dari bps.go.id, pada tahun 2020 angka perceraian di Jawa Tengah Mencapai 72.997 kasus.
Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan dari tahun sebelumnya yakni 2019 yang mana di Jawa Tengah angka perceraian mencaai 82.758 kasus.
Baca Juga: Cadangan Emasnya 26 Ton, Tambang Emas di Sukabumi Jabar Ini Punya Konsesi Lahan Seluas 3.000 Ha
Adapun beberapa daerah di Jawa Tengah dengan angka perceraian paling tinggi atau bisa dibilang sebagai daerah pencetak janda terbanyak.
Berikut 5 daerah dengan angka perceraian terbanyak di Jawa Tengah di antaranya:
5. Kota Semarang
Kota Semarang menempati posisi ke-5 sebagai daerah dengan angka perceraian terbanyak di Jawa Tengah.
Menurut bps.go.id, pada tahun 2020 angka perceraian di daerah ini mencapai 3.091 kasus.
4. Kabupaten Tegal
Kabupaten Tegal menempati posisi ke-4 sebagai daerah dengan angka perceraian terbanyak di Jawa Tengah.
Menurut bps.go.id, pada tahun 2020 angka perceraian di daerah ini mencapai 3.296 kasus.
3. Kabupaten Pemalang
Kabupaten Pemalang menempati posisi ke-3 sebagai daerah dengan angka perceraian terbanyak di Jawa Tengah.
Menurut bps.go.id, pada tahun 2020 angka perceraian di daerah ini mencapai 3.559 kasus.
2. Kabupaten Brebes
Kabupaten Brebes menempati posisi ke-2 sebagai daerah dengan angka perceraian terbanyak di Tengah.
Menurut bps.go.id, pada tahun 2020 angka perceraian di daerah ini mencapai 4.555 kasus.
1. Kabupaten Cilacap
Kabupaten Cilacap menempati posisi pertama sebagai daerah dengan angka perceraian terbanyak di Jawa Tengah.
Menurut bps.go.id, pada tahun 2020 angka perceraian di daerah ini mencapai 6.038 kasus.
Penyebab terbanyak dalam kasus perceraian di Jawa Tengah ini ditengarai oleh faktor ekonomi.
Adapun 19.763 kasus perceraian di Jawa Tengah yang disebabkan oleh faktor ekonomi.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi