Capai 1,8 Triliun, Pembangunan Jalan Tol Banjarbaru – Batulicin Kalimantan Selatan Beroperasi Tahun 2024

inNalar.com – Ternyata terdapat jalur bebas hambatan atau dikenal dengan jalan tol kini siap hadir di Kalimantan Selatan.

Tol ini termasuk megaproyek yang sangat memudahkan akses pengendara lintas wilayah.

Dengan rute Banjarbaru sampai Batulicin, tol ini mampu menembus perjalanan hingga 2 jam.

Baca Juga: Per Minggu Hasilkan Rp 90 Miliar! Ada ‘Gunung Emas’ yang Ditemukan di Jawa Timur, Bakal Saingi Freeport Papua?

Padahal sebelumnya, tanpa ada tol ini, pengendara harus menempuh perjalanan sampai enam jam.

Pemerintah Kalimantan Selatan terus bekerja keras untuk merampungkan jalan tol ini.

Diprediksi nantinya tol ini akan bisa dioperasikan pada tahun 2024 dan dapat digunakan sebagai arus mudik bagi masyarakat.

Baca Juga: Inilah 5 Rekomendasi Wisata Museum di Surabaya yang Menarik Dikunjungi, No 1 Bisa Pegang Emas Batangan Asli

Bukan hanya arus mudik karena kemudahan akses yang diperoleh akan membantu sektor lainnya seperti perekonomian.

Ketika akses mudah, maka akan meningkatkan perekonomian sekitar sehingga nilainya bertambah.

Hal ini berkesinambungan dengan implementasi Kawasan Ekonomi Terpadu (KEK).

Baca Juga: Satu-Satunya yang Punya Garbarata dengan Luas 951 Hektar, Inilah Pelabuhan Terluas di Jawa Timur, Bisa Tebak?

Tol dengan panjang 160 kilometer ini juga terletak di kawasan industri yakni Batulicin.

Letak tersebut diambil karena sebagai Program Strategis Nasional (PSN) Kalimantan Selatan dan sebagai bukti perkembangannya.

Hal ini dikarenakan Batulicin juga akan mengambangkan inventarisnya.

Seperti komoditas industri baja, perkebunan karet dan sawit, serta banyak lagi.

Pemerintah Kalimantan Selatan melontarkan banyak biaya pada proyek ini, hingga triliunan.

Hal ini dikarenakan tidak adanya investor yang melirik pembangunan ini untuk bekerjasama dengan pemprov.

Akhirnya dana yang dikeluarkan pun semakin banyak.

Uang tersebut dihasilkan dari dana APBD pemerintah sendiri untuk membiayai pengerjaannya.

Investor kurang berminat kepada jalan ini karena memang difokuskan untuk kendaraan berat atau barang.

Akan tetapi pemprov Kalimantan Selatan tidak menyerah dan terus berusaha untuk pembangunan tol ini. *** (Jessica Barans Widyasari)

Rekomendasi