

inNalar.com – Candi Cetho adalah salah satu candi Hindu di Jawa Tengah yang terletak di Desa Cetho, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar.
Bertempat di lereng Gunung Lawu, candi ini memiliki ketinggian kurang lebih 1400 Mdpl, dan dibangun pada masa kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-15.
Candi Cetho merupakan candi Hindu yang unik, karena memiliki bentuk yang berbeda dari candi-candi Hindu lainnya di Jawa Tengah.
Candi Cetho memiliki tiga teras yang menjulang tinggi, dan di setiap terasnya terdapat banyak arca dan relief.
Arca-arca di Candi Cetho menggambarkan berbagai dewa dan dewi Hindu, seperti Brahma, Wisnu, dan Siwa. Relief-relief di Candi Cetho menggambarkan berbagai cerita dalam mitologi Hindu, seperti cerita Ramayana dan Mahabharata.
Strukturnya yang berteras-teras memberi dugaan antara sinkretisme nusantara dengan kepercayaan Hindu.
Terdapat arca yang memiliki simbol berupa wayang dengan badan mengarah depan dan wajah menghadap samping.
Penemuan serupa juga ditemukan di Candi Sukuh yang menunjukkan ciri-ciri periode Hindu-Buddha.
Candi Cetho merupakan salah satu candi yang masih aktif digunakan oleh umat Hindu untuk beribadah.
Pada setiap hari Purnama dan Tilem, umat Hindu dari berbagai daerah datang ke Candi Cetho untuk melakukan upacara keagamaan.
Candi Cetho merupakan salah satu candi yang menarik untuk dikunjungi. Candi ini memiliki keunikan yang tidak ditemukan di candi-candi Hindu lainnya di Jawa Tengah.
Candi Cetho juga merupakan saksi bisu sejarah kejayaan kerajaan Majapahit. Jika Anda berkunjung ke Jawa Tengah, jangan lupa untuk mengunjungi Candi Cetho.
Akses menuju Candi Cetho cukup menantang karena harus melewati jalan yang curam di lereng Gunung Lawu.
Namun, perjalanan tersebut akan terbayar dengan pemandangan yang menakjubkan saat tiba di kompleks candi.
Dari tempat ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah pegunungan dan hutan yang mengelilingi kawasan ini.***(Alif Agusta)