

inNalar.com – Tambang emas Renuka merupakan sebuah pertambangan emas di Sukabumi, Jawa Barat yang berada di bawah kendali PT Renuka Coalindo.
Dulunya PT Renuka Coalindo, merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara saja di luar Jawa Barat.
Namun, setelah melihat potensi emas di perut bumi Jawa Barat, akhirnya SQMI mulai menggali emas di sana.
Baca Juga: Ciptakan Hilirisasi Tambang, MIND ID Mulai Bangun 4 Smelter yang Berdampak Besar Bagi Indonesia!
Setelah beberapa saat, perseroan yang kuasai pertambangan emas di Jawa Barat tersebut akhirnya diambil alih oleh Wilton Resources Holding Pte. Ltd. (WRH).
SQMI menjual sebagian besar saham perusahaannya kepada Wilton Resources Holding Pte. Ltd. (WRH).
Akhirnya, dari WRH inilah, tambang emas Renuka mulai digali sumber dayanya secara optimal.
Wilton Resources Holding atau WRH pun akhirnya mulai menggarap proyek pertambangan yang diberi nama Ciemas Gold Project.
Melansir dari laman YouTube @Update_Pro, diketahui cadangan emas yang terdapat di perut Sukabumi, Jawa Barat sebanyak 26 ton.
Pada bulan Februari, 2023 lalu, ternyata WRH menghasilkan sebanyak 500 ton per harinya dari proyek pertambangn tersebut.
Sebab itulah, proyek yang berlokasi di Sukabumi, Jawa Barat tersebut terus dikembangkan seiring berjalannya waktu.
Proyek Ciemas Gold Project sendiri, mencakup area seluas lebih dari 3.000 hektare.
Area tersebut diketahui berada di dua wilayah yang berbeda.
Konsesi pertambangan yang pertama berada di Desa Mekarjaya, Ciemas, Cihaur, Kecamatan Ciemas dan Kecamatan Simpenan,Sukabumi, Jawa Barat, dengan luas 2.878 hektare.
Sedangkan, lokasi konsesi keduanya berada di Desa Mekarjaya, Kab. Ciemas, Jawa Barat, dengan luas 200 hektare.
Itulah informasi mengenai tambang emas di Sukabumi, Jawa Barat yang memiliki cadangan sebesar 26 ton.***