
inNalar.com – Agar berharga uang harus memiliki ciri-ciri sempurna, tidak cacat dan tidak kotor.
Namun, bagaimana jika ada uang yang cacat dan kotor alias disebut sebagai uang rusak.
Uang dengan jenis ini biasanya dihargai sangat mahal oleh para kolektor lho.
Kira-kira mengapa sih alasan uang yang kondisinya tidak sempurna justru bisa dihargai sangat mahal?
Setidaknya ada dua hal yang membuat uang rusak dihargai sangat mahal, apa saja itu? mari kita simak penjelasan berikut ini.
1. Kelangkaan
Baca Juga: Tertarik Beli? Segini Harga Asli Uang Kuno, Ternyata Murah Meriah!
Salah satu faktor yang menyebabkan harga suatu barang tinggi adalah kelangkaan.
Uang rusak bisa dihargai mahal karena faktor kelangkaan.
Hal ini karena biasanya kita jarang menemui uang seperti ini.
Baca Juga: Link Live Streaming Aston Villa vs Manchester City di Liga Inggris, Dilengkapi Prediksi Laga
Biasanya sebelum diedarkan uang akan melewati proses seleksi yang begitu ketat.
Namun, tetap saja meski ketat karena memang proses seleksi uang merupakan pekerjaan manusia bisa saja uang rusak lolos dari pengawasan.
Oleh karena itulah hanya terdapat sedikit uang rusak di dunia.
Karena hal tersebut uang rusak dihargai sangat mahal oleh para kolektor.
2. Unik
Uang rusak seperti missprint atau misscut memiliki keunikan tersendiri.
Misalnya terdapat uang salah potong atau misscut.
Uang misscut memiliki keunikan berupa bagian uang yang terpotong tidak sempurna atau uang memiliki cacat fisik.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai seputar cerita di balik proses produksi uang tersebut.
Proses produksi uang misscut membawa cerita unik, entah itu karena kesalahan proses cetaknya atau terjadi kesalahan pengaturan mesin.
Uang dengan cerita kesalahan seperti ini sangat jarang terjadi.
Oleh sebab itulah kolektor sangat menghargai mahal uang jenis ini. ***