Cacar Monyet Menyebar Cepat di Amerika, Pemerintah Amerika Serikat Gagal dan Mulai Kewalahan

InNalar.com – Wabah cacar monyet terus meningkat di dunia, meskipun COVID-19 belum sepenuhnya tuntas.

Namun ada beberapa hal yang berbeda dalam penanganannya, seoerti di New York, Amerika Serikat.

Menurut laporan The Washington Post (WP) respon awal Amerika Serikat mengungkap kekurangan serupa dan mengkhawatirkan.

 Baca Juga: Soal Brigadir J, Mahfud MD Sebut dari Awal Optimis Tuntas, Tempatnya Jelas Rumah Fredy Sambo dan Ada Bharada E

“Suplai vaksin yang terbatas. Antrean panjang di sejumlah klinik. Jumlah kasus meningkat setiap hari. Ketakutan, kecemasan, dan kecurigaan publik yang semakin meluas. Pemerintah mengumumkan bahwa semuanya terkendali, tetapi ternyata tidak,” ungkao WP pada Sabtu, 7 Agustus 2022.

Ada vaksin yang efektif untuk melawan cacar monyet, itu berbeda pada awal pandemi virus corona.

Vaksin cacar monyet yang paling cocok adalah vaksin dua dosis Jynneos

Tetapi vaksin tersebut mengalami kekurangan suplai, sebagian besar akibat bottleneck produksi.

Hal itu memungkinkan kondisinya akan tetap sama selama berbulan-bulan, menurut laporan itu WP.

Baca Juga: Khutbah Jumat Terbaru Penuh Semangat, Cocok Jelang 17 Agustus 2022: Tema Generasi Muda dan Perubahan Zaman

“Virus ini juga menyebar dengan cepat dan mungkin sudah terlambat untuk membendungnya,” tambah WP, dikutip Antaranews. Selasa, 9 Agustus 2022.

Keterlambatan membendung penyebaran cacar monyet disebabkan oleh populasi yang berisiko tertinggi dan rentan kemungkinan jauh lebih tinggi.

Dimana menurut perkiraan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mencapai 1,7 juta orang.

Ini membutuhkan setidaknya 329.000 dosis, atau hampir seluruh dari 336.710 dosis yang telah dikirimkan pemerintah per 29 Juli. Xinhua. Senin, 8 Agustus 2022.

Itu mencatatkan bahwa keadaan darurat baru-baru ini oleh pemerintahan Joe Biden dan Organisasi Kesehatan Dunia mengartikan bahwa krisis tersebut tidak mendekati resolusi.

Baca Juga: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Sebut Harga Mie Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Netizen: Beli Lauk Saja

Cacar monyet adalah virus yang terindikasi mirip seperti flu, sakit kepala, kelelahan, kedinginan, yang kemudian berkembang menjadi ruam kulit.

Virus ini juga dapat menular melalui sekresi pernapasan, kontak kulit ke kulit dengan cairan tubuh yang terinfeksi, dan melalui benda mati seperti pakaian, handuk bersama dan tempat tidur. Laporan Antaranews.

Sedangkan Ketua Satgas Monkeypox Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Hanny Nilasari mengingatkan bahaya penyakit cacar monyet atau Monkeypox pada kondisi terburuk bisa memicu kematian.

“Kalau orang itu punya daya tahan tubuh lemah bisa komplikasi. Misalnya, infeksi kuit, saluran pernapasan, bahkan hingga infeksi otak dan berakhir kematian,” ujar Hanny Nilasari dalam konferensi pers virtual, dikutip Antaranews. Jumat, 5 Agustus 2022.***

 

Rekomendasi