Buya Yahya Ungkap Amalan Sepele Sebelum Shalat Idul Fitri, Pahalanya Bukan Main dan Muslim Wajib Tahu!


inNalar.com –
Idul fitri adalah salah satu dari dua hari besar yang dimiliki umat Islam yang sangat dinantikan kehadirannya.

Bagaimana tidak, idul fitri dianggap sebagai momen langka bagi umat Islam, karena pelaksanaannya hanya jatuh pada 1 syawal, yang artinya lebaran tersebut hanya terjadi sebanyak satu kali dalam setahun.

Selain itu, idul fitri disebut juga sebagai hari kemenangan bagi umat Islam.

Baca Juga: Sering Ditanya Jamaah Pengajian Soal Malam Lailatul Qadar, Begini Tanggapan Gus Baha di Bulan Ramadhan 2023

Pasalnya, Idul fitri menjadi penanda keberhasilan umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Kegiatan umat Islam yang paling pertama dilakukan pada hari lebaran adalah melaksanakan shalat idul fitri.

Oleh karena itu, kita perlu memahami dulu apa saja yang mesti dipersiapkan terlebih dahulu agar mendapatkan keberkahan saat melaksanakan ibadah pada hari tersebut.

Baca Juga: Gus Baha Beberkan Ciri-Ciri Datangnya Malam Lailatul Qadar, Banyak Kaum Muslim Tak Sadar Hal Sepele Ini

Belum banyak yang mengetahui bahwa Islam menganjurkan umatnya untuk mengambil arah jalan yang berbeda antara saat berangkat dan pulang dari melaksanakan shalat idul fitri.

Buya yahya menjelaskan bahwa terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari menerangkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat idul fitri mengambil jalan yang berbeda.

Jalan yang berbeda, sebagaimana dijelaskan oleh Buya Yahya, maksudnya adalah pada saat umat Islam berangkat menuju lokasi shalat idul fitri maupun ketika pulang ke rumah masing-masing.

Baca Juga: Kiat Mudah Raih Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Gus Baha: Jangan Tinggalkan Sholat Isya Berjamaah

Adapun penjelasan terkait hikmah dilakukannya anjuran tersebut terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama.

Buya Yahya menjelaskan bahwa salah satu tujuan dilakukannya anjuran tersebut adalah untuk mensyiarkan agama Islam.

Lebih lanjut, Buya Yahya memperinci syiar Islam yang dimaksud adalah agar penduduk sekitar dilalui saat berangkat maupun pulang turut menjadi saksi atas kehadirannya.

Baca Juga: Alert! Inilah Keistimewaan Bekerja Sambil Beribadah Puasa di Bulan Ramadhan Menurut Gus Baha

Tidak hanya anjuran untuk mengambil jalur yang berbeda saat melaksanakan idul fitri, melainkan dianjurkan pula bagi umat Islam untuk pergi dengan berjalan kaki.

Selanjutnya, Buya Yahya mengutip sebuah hadits dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhuma tentang anjuran berjalan kaki menuju lokasi shalat idul fitri.

“Di-sunnah-kan untuk pergi ke masjid atau tempat shalat hari raya pakai jalan kaki, bukan naik kendaraan,” terang Buya Yahya.

Baca Juga: Sinopsis Para Pencari Tuhan Jilid 16 Episode 21: Udin Babak Belur Dihajar Tora Sudiro? Bang Jack Terkejut

Keterangan hadits yang disebutkan oleh Buya Yahya juga dikuatkan dengan adanya kutipan hadits yang disampaikan oleh Sayyidina Ali radhiyallahu ‘anhu tentang anjuran berjalan kaki saat berangkat dan pulang dari lokasi shalat idul fitri.

Akan tetapi, Buya Yahya kemudian menggarisbawahi tentang tetap diperbolehkannya umat Islam menggunakan kendaraan berupa mobil, motor, kuda, dan lain-lain.

Pasalnya perintah berjalan kaki menuju lokasi shalat idul fitri tersebut bersifat sunnah, artinya bukan sesuatu yang diwajibkan.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]