Butuhkan Dana Rp680 Miliar, Inilah 4 Fakta Menarik Pembangunan Bandara VVIP IKN yang Perlu Diketahui!

inNalar.com- Bandara VVIP Ibukota Nusantara, termasuk dalam rancangan konstruksi yang dilakukan tahun ini.

Tepatnya pada 1 November 2023 yang lalu, dan diharapkan dapat selesai pada pertengahan Juli 2024 mendatang.

Dilansir dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Bandara VVIP IKN ini rencananya akan memiliki runway 3000 x 45 meter.

Baca Juga: Jadi Bangunan Strategis Penyangga IKN, Bandara APT Pranoto Kalimantan Timur Gantikan Bandara yang Ditutup di…

Nantinya, dipastikan mampu didarati pesawat berbadan besar jenis Boeing 777-300 ER dan Airbus A380.

Adapun kapasitas apron bandara ini mampu menampung 3 pesawat berbadan besar (Wide Body) ditambah 1 pesawat berbadan kecil (Narrow Body), atau 7 pesawat berbadan kecil, serta kapasitas hepalid menampung 3 helikopter.

Pembangunan ini masih terus dilakukan percepatan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2023 tentang percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandara VVIP IKN.

Baca Juga: Bandara Baru di NTB Ini Dibangun oleh PT Tambang Emas Batu Hijau, Luasnya 100 Ha, Lokasinya…

Sebagai penanggung jawab pembangunan bandara IKN ini, Menteri Hubungan bersama PUPR masih terus memantau perkembangannya.

Adapun dalam pembangunannya, terdapat fakta-fakta menarik yang perlu diketahui, diantaranya adalah:

1. Pembangunan bandara ini akan digunakan untuk melayani kepentingan pemerintahan di IKN

Menteri Perhubungan mengatakan, bahwa nantinya, bandara ini akan digunakan untuk kepentingan pemerintahan saat berada di Ibukota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.

Baca Juga: Tenggak Rp500 Miliar, Bandara di Purbalingga Jawa Tengah Ini Malah ‘Mati Suri’ Selama Hampir Setahun Karena…

Sehingga, tempatnya di buat strategis dengan luas dan lebar untuk VVIP mencapai 2000 meter persegi dan VIP 5000 meter persegi.

2. Bendara VVIP IKN akan mengusung konsep ramah lingkungan dengan bertemakan budaya Kalimantan

Hal ini merupakan catatan dari presiden Joko Widodo, agar memadukan kearifan lokal dan modern, serta ramah lingkungan.

Sehingga diperlukan cut and fill agar gunung, danau, dan alam sekitar masih terjaga dengan baik.

Unsur kearifan lokal Kalimantan yang akan ditonjolkan dalam bandara ini adalah nuansa Rumah Panjang, Burung Rangkok, dan lukisan garis lengkung khas Kalimantan.

Rumah panjang merupakan rumah khas suku dayak di Kalimantan yang akan ditonjolkan pada bangunan bandara dan pelabuhan.

Sedangkan burung rangkok, merupakan burung endemik khas Kalimantan. Adapun lukisan atau garis-garis melengkung khas Kalimantan akan ditampilkan secara modern pada bandara dan pelabuhan.

Menteri hubungan juga menambahkan, bandara ini akan berkonsep green airport serta memperlihatkan sisi estetika.

3. Ditargetkan dapat beroperasi tahun 2024 dan digunakan pada perayaan 17 Agustus tahun 2024.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, bahwa bandara ini nantinya akan didesain runway dan terminal anak bangsa.

Baca Juga: Diusulkan Jadi Komersial, Bandara di Kaltim Milik PT Batu Bara Terbesar RI Ini Punya Landasan Pacu Seluas…

Sehingga pengerjaannya dipercepat agar diharapkan, dapat digunakan untuk perayaan 17 Agustus 2024.

4. Lokasi Bandara IKN cukup strategis

Pembangunan bandara ini memiliki lokasi yang cukup strategis, yakni berada di Kecamatan penajam Kabupaten penajam Paser Utara, provinsi Kalimantan Timur.

Dimana letaknya berjarak sekitar 25 kilometer dari Bandara Sepinggan, Balikpapan, dan sekitar 107 km dari Bandara Samarinda.

Inilah beberapa fakta menarik dari pembangunan bandara VVIP IKN di Kalimantan Timur yang bisa diketahui.***

 

Rekomendasi