

inNalar.com – Proyek infrastuktur di berbagai daerah terus digencarkan akhir-akhir ini, termasuk halnya proyek yang ada di salah satu daerah Jawa Timur ini.
Adanya proyek kereta gantung di Jawa Timur memang sudah lama diwacanakan oleh banyak pihak yang bersangkutan.
Begitupula masyarakat di sekitar wilayah Jawa Timur pun tidak sabar menunggu kehadiran infrastuktur kereta gantung pertama di Indonesia.
Pasalnya, jika infrastuktur berupa kereta cepat di Jawa Timur tersebut segera direalisasikan, dampak positif yang didapat oleh masyarakat pun tidak kaleng-kaleng.
Dengan adanya kereta gantung di Jawa Timur tersebut, percepatan ekonomi di sana pun semakin baik.
Nah rencananya kereta cepat yang akan dibangun di Jawa Timur ini ternyata akan berlokasi di Kota Batu.
Kota Batu Jawa Timur memang terkenal sebagai daerah wisata yang memiliki udara sejuk dan pemandangan alam yang menawan.
Jika diruntut, jarak dari Kota Batu dengan ibu kota Jawa Timur, yakni Kota Surabaya hanya berkisar 90 kilometeran.
Kembali ke topik mengenai proyek kereta gantung di Kota Batu Jawa Timur ini kemungkinan akan mulai beroperasi pada tahun 2024 mendatang.
Lebih lanjutnya, proyek yang masuk ke dalam proyek strategi nasional di Jawa Timur ini kabarnya pendanaannya sendiri tidak bersumber dari pemerintah alias APBN.
Jadi sebenarnya sipa yang menanggung biaya pembangunan kereta gantung di Jawa Timur ini?.
Dilansir dari berbagau sumber, pendanaan atau anggaran yang digunakan untuk pembangunan kereta gantung di Jawa Timur ini didapat melalui investasi pihak swasta sebesar 50-60 persen.
Sedangkan sisanya sebesar 30 persennya sendiri, akan dihimpun dari keterlibatan masyarakat Kota Batu Jawa Timur yang dibentuk dalam CV.
Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan kereta gantung di Kota Batu Jawa Timur ini sendiri diperkirakan akan menelan dana sebesar 300-400 miliar.
Kemudian, rencana dari pembangunan tahap awal kereta gantung di Kota Batu Jawa Timur ini akan memiliki rute sepanjang 1 kilometer.***