Butuh 250 Juta Tahun, Benua Super Vulkanik Baru Pangea Ultima Diperkirakan Bisa Membuat Mamalia Punah?

inNalar.com – Pembentukan superkontinen berikutnya diperkirakan para ilmuwan akan terjadi 250 juta tahun lagi.

Para ilmuwan menemukan bahwa pembentukan benua super berikutnya yang paling mungkin terjadi disebut dengan benua Pangea Ultima.

Para peneliti membuat prediksi menggunakan model iklim yang memperhitungkan perubahan suhu permukaan tanah di benua Pangea Ultima.

Baca Juga: Ini Penuturan dr Cahyono Mengenai Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW, Ternyata Begini Caranya

Hal tersebut telah dikaitkan seiring dengan peningkatan intensitas radiasi matahari dan karbon dioksida di atmosfer.

Penelitian tentang super benua baru Pangea Ultima telah dipublikasikan pada 25 September 2023 di jurnal Nature Geoscience.

Pada dasarnya, fondasi bumi tidak statis dan terdiri dari lempengan batuan padat yang mengaapung.

Baca Juga: Fakta dan Keunikan Sunda Wiwitan Jawa Barat dan Banten, Ada Sejak Ratusan Tahun Lalu, Tinggalan Nenek Moyang?

Dilansir dari Livescience, Lempengan batuan padat tersebut mengapung di lautan magma yang berputas.

Selama 2 miliar tahun belakangan, arus konveksi magmatik telah berulang kali menarik lempeng-lempeng ini.

Penarikan lempeng-lempeng tersebut guna membentuk samudra dan benua sebelum menyatukannya kembali menjadi benua super.

Baca Juga: Dilarang Kencing 3 Hari! Suku di Kalimantan Utara Ini Miliki Tradisi Unik yang Masih Terjaga, Ternyata…

Hal ini merupakan peristiwa yang terjadi dalam siklus sekali setiap 600 juta tahun.

Para ilmuwan memperkirakan benua super berikutnya akan terbentuk dalam waktu 250 juta tahun yang akan datang.

Hal tersebut terjadi ketika daratan bumi saling bertabrakan dan kemungkinan besar di garis khatulistiwa yang membentuk Pangea Ultima.

Benua super ini akan memiliki suhu yang sangat panas karena ia akan menyerap lebih banyak radiasi dari matahari yang lebih tua dan aktif.

Selain itu, benua Pangea Ultima diperkirakan akan menyerap lebih banyak karbon dioksida akibat aktivitas dari gunung berapi.

Para peneliti memperkirakan bahwa suhu benua Pangea Ultima ini nantinya bisa melebihi 40 derajat celcius saat musim kemarau.

Tentunya hal ini kemungkinan besar menjadi mimpi buruk bagi hewan mamalia.

Bahkan, para ilmuwan memperkirakan bahwa mamalia kemungkinan akan punah akibat tidak dapat beradaptasi dengan suhu di benua Pangea Ultima.***

 

Rekomendasi