

inNalar.com – Pastinya semua orang di dunia ini melakukan buang air besar (BAB). Sedangkan pasti semua orang juga pernah merasakan dengan menahan BAB.
Meskipun terasa tidak nyaman, memang ada waktu dimana seseorang harus menahan BAB. Tapi apa terjadi pada tubuh saat menahan BAB?
Selain itu apa saja dampak buruknya saat terlalu sering menahan BAB? Apakah berbahaya bagi tubuh?
Adapun rasa dari ingin BAB itu muncul, menurut Asisten profesor di Tuoro College of Osteopathic Medicine, New York, Niket Sonpal MD menjelaskan jika rasa ingin BAB itu muncul adalah saat kotoran sudah menyentuh rektum, maka Sinyal untuk ke kamar mandi pun akan diberikan pada otak.
Frekuensi dari setiap orang BAB tentu berbeda-beda. Namun menurutnya, secara umum orang akan merasa ingin BAB setelah memakan atau meminum kopi. Karena kandungan kafein sendiri memang bisa menjadi stimulan khusus untuk menjadikan orang ingin BAB.
Selanjutnya apa yang terjadi pada tubuh saat menahan BAB adalah berbeda-beda. Hal itu dilihat dari berapa lama orang itu menahannya.
Saat berada di jam-jam pertama, orang yang menahan BAB akan mengalami rasa tekanan di perut. Atau bisa disebut juga dengan kram perut. Atau ada juga yang merasa keinginan itu semakin parah. Jadi tiap orang akan mengalami efek yang berbeda.
Akan tetapi, justru setelah 6 jam berlalu, rasa ingin BAB itu akan menghilang. Namun itu bukan karena kotoran di perut yang menghilang, melainkan karena kotoran tersebut mulai mengeras dan mulai memicu dengan terjadinya sembelit.
Selanjutnya saat manusia menahan BAB dalam waktu 12 jam, menurut Sonpal, perut akan terlihat buncit. Saat itulah kotoran akan menjadi semakin keras dalam usus.
Akhirnya risiko dalam sulit BAB akan semakin tinggi. hingga selama BAB itu berlangsung feses akan sulit untuk dikeluarkan. Bahkan parahnya, bisa terjadi perdarahan atau sampai terjadi robekan kecil.
Nah itulah yang terjadi pada tubuh saat manusia menahan BAB. Lalu dampak apa saja yang berbahaya jika manusia terlalu sering menahan BAB?
1. Menyebabkan Sembelit
Seperti yang dijelaskan di atas, menahan BAB terlalu lama bisa menyebabkan sembelit. Hal itu karena kotoran yang ada dalam usus mulai mengeras. Sehingga akan membuat sembelit.
2. Memicu Ambeien Atau Wasir
Alasan dari menahan BAB dapat menyebabkan ambeien adalah karena kebiasaan dari mengejan saat buang air besar membuat pembuluh darah pada anus serta rektum bawah membengkak. Dari situlah pemicu dari terjadinya ambeien atau wasir.
3. Menyebabkan Fisura ani
Fisura ani merupakan suatu Kondisi kotoran yang mengeras sehingga sulit dikeluarkan. Dari hal ini maka bisa menyebabkan melukai atau merobek jaringan kulit, dan ada juga mukosa yang berfungsi dalam melapisi saluran ataupun lubang anus terluka.
Adapun tanda dari Fisura ani bisa ditandai dari beberapa gejala. Yaitu seperti rasa sakit saat buang air besar, atau sampai mengeluarkan darah.
Dengan membaca di atas, maka kita tahu apa yang terjadi pada tubuh saat menahan BAB dan dampak buruk apa saja yang akan terjadi saat terlalu sering menahan BAB. Fungsi tubuh manusia memang untuk melakukan yang tidak berlebihan, jadi sayangi tubuhmu sebelum hal-hal buruk terjadi, dan tentunya jangan berlebihan.
*** Alma Malik Dewantara