

inNalar.com – Zhang Jun selaku Ketua Umum Asosiasi Bulutangkis China (CBA) sesumbar bakal sukses memborong medali di Olimpiade Paris 2024 usai perkasa di sepanjang 2023.
Bulutangkis China diketahui begitu perkasa di sepanjang tahun 2023 ini karena sukses meraih puluhan gelar juara.
Sebelumnya media setempat yakni Sohu mengabarkan bahwa Tiongkok berada di posisi pertama dalam daftar negara terbanyak yang mengumpulkan gelar juara.
Mereka diketahui telah mengemas 51 gelar juara, pencapaian yang sangat luar biasa dan sulit diikuti oleh negara lain.
Bulutangkis Negeri Tirai Bambu itu tercatat mengemas dua gelar dari BWF World Tour Finals 2023.
Kemudian delapan title di ajang BWF Super 1000 dan 12 kali gelar di kompetisi Super 750.
Lalu untuk level S500 sudah 14 kali menang, 11 gelar di level S300 dan sisanya di ajang BWF Super 100.
Selanjutnya diikuti oleh Jepang yang berada di peringkat kedua dengan 27 tittle.
Serta di posisi ketiga ada Korea Selatan dengan 25 gelar juara, dan Indonesia sendiri berada di posisi keempat dengan 20 gelar.
Pencapaian apik di tahun 2023 pun menjadi modal berharga bagi China untuk menatap Olimpiade Paris 2024.
Bagaimana tidak, poin perhitungan Olimpiade 2024 sendiri dimulai pada 1 Mei 2023 hingga 28 April mendatang.
Berbagai gelar juara pun telah diraih, sehingga banyak poin yang sudah terkumpul buah dari gelar juara yang digondol.
Kini menyisakan waktu 7 bulan sebelum tampil di Olimpiade Paris 2024.
Zhang Jun, yang merupakan ketua CBA optimistis bahwa anak didiknya bisa meraih medali emas di pesta olahraga bergengsi ini.
Melansir dari Aiyuke, bahkan legenda bulutangkis China itu tak tanggung-tanggung menyebutkan targetnya.
Yakni Zhang Jun optimistis dan berharap bahwa skuat Tiongkok bisa memborong lima medali emas sekaligus.
Tentu ini pencapaian yang luar biasa jika benar-benar terjadi, di mana bulutangkis China bisa menyapu bersih semua sektor yang ada.
Terakhir kali momen ini terjadi ialah pada Olimpiade London 2012, di mana mereka berhasil meraih lima medali emas di semua sektor bulutangkis.
Meski bukan tak mungkin, namun kali ini harapan Zhang Jun nampaknya agak sulit terwujud mengingat persaingan kini semakin sengit.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi