

inNalar.com – Indonesia rupanya akan memiliki tol bawah laut pertama yang dibangun di Kalimantan Timur.
Tol bawah laut ini akan menjadi penghubung Kota Balikpapan dan Kawasan Pusat Pemerintahan IKN Nusantara.
Tol ini terdiri dari terowongan bawah laut yang dibangun di darat kemudian ditenggelamkan dengan desain persegi.
Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, pembangunan tol di bawah laut ini rupanya memiliki tujuan sendiri.
Dengan memiliki panjang terowongan sekitar 1,5 kilometer, tol bawah laut ini digunakan untuk menggantikan jembatan.
Terowongan tersebut memiliki rongga yang berbentuk jalan sehingga dapat dilalui oleh kendaraan.
Karena terowongan ini terhubung dengan jalur tol Balikpapan-IKN sepanjang 47 kilometer, maka sebagai disebut tol bawah laut.
Pemerintah telah selesai melakukan uji kelayakan untuk membangun tol bawah laut pertama di Kalimantan Timur ini.
Diperkirakan, pembangunan dapat terealisasi pada tahun 2024 dan selesai pada tahun 2027 untuk beroperasi.
Penerapan teknologi terowongan untuk pembangunan tol bawah laut sendiri sudah dilakukan oleh berbagai negara.
Digunakan sebagai pengganti jembatan, rupanya pembangunan infrastruktur ini juga menghabiskan dana yang lebih mahal.
Meski diperkirakan menghabiskan dana 4 triliun setiap kilometernya, namun masih belum diketahui berapa biaya membangun tol bawah laut ini.
Baca Juga: Selain Pontianak, Inilah Daftar 7 Daerah Terpadat di Kalimantan Barat, Penasaaran Lainnya Di mana?
Meski mahal, ternyata ada alasan mengapa pemerintah membangun inovasi baru di Kalimantan Timur ini.
Pemerintah ingin memanfaatkan teknologi terbaik untuk pembangunan ibukota baru Indonesia dengan penyeberangan bawah air di Kalimantan Timur.
Selain itu, pembangunan tol bawah laut juga didasari karena lokasinya yang berada di Teluk Balikpapan.
Agar tidak mengubah ekosistem lingkungan dan habitat hewan di teluk, pemerintah pun membangun terowongan bawah laut.
Baca Juga: Anggaran Tembus Rp953 Miliar, Lahan 9 Hektar di Karawang Disulap Jadi Mall Mewah: Terbesar se-Asia?
Hal ini akan membuat konektivitas antar daerah di Kalimantan Timur dapat berjalan lancar tanpa harus merusak area yang dilindungi.
Selain itu, pembangunan tol bawah laut ini akan menjadi inovasi pertama dan termahal di Indonesia.
Dengan begitu, ada kemungkinan bahwa pemerintah dapat melakukan pembangunan yang sama di daerah selain Kalimantan Timur.***