Bukan Tepat di Kota Sabang Aceh, Inilah Pulau Terujung Indonesia yang Dijaga 1 Mercusuar TNI, Jadi Titik 0 KM?

inNalar.com – Apabila kita mendengar nama pulau Sabang, pasti sebagian besar dari kita sudah tahu kalau berada di ujung Indonesia.

Namun, ternyata pulau Sabang Aceh bukanlah pulau terluar Indonesia. Menurut kalian pulau apakah yang berada di sisi terluar dari Indonesia?

Mungkin masih jarang yang familiar dengan pulau satu ini, namanya Pulau Rondo.

Baca Juga: Jadi Camilan Wajib Yura Yunita, dr Saddam Ismail Beri Resep Ramuan Kencur yang Banyak Khasiat, Gampang Dibuat!

Menurut data dari Bea Cukai Subang secara administratif, pulau Rondo memang masih masuk ke dalam wilayah kota Sabang, Aceh dengan luas mencapai 50,67 HA.

Melansir informasi dari video di akun youtube @INVOICEINDONESIA ini, Pulau Rondo menjadi pulau terluar yang memiliki letak di ujung barat Indonesia.

Uniknya, pulau ini memiliki bentuk bulat dengan topografi yang berbukit. Pulau Rondo juga memiliki kekayaan laut yang melimpah.

Baca Juga: Bukan Uang, Inilah Harta Paling Berharga dalam Hidup, Gus Iqdam: Bocah Nakal Tapi Cerdas Sulit Meninggalkannya

Pulau Rondo terletak di laut Andaman yang berbatasan langsung dengan Kepulauan Nikobar di India.

Sebenarnya, Pulau Rondo yang menjadi titik 0 kilometer Indonesia. Namun, karena akses yang sulit sehingga dipindahkan menuju ke Pulau Weh.

Sehingga tidak heran jika masih banyak yang belum mengenal pulau Rondo dan mengira Aceh sebagai tempat terujung Indonesia.

Baca Juga: Jadi Bahan Utama Seblak Ala Rafael, dr Saddam Ismail Beberkan Khasiat Kencur untuk Kesehatan

Untuk menuju pulau Rondo diperlukan waktu sekitar 1 jam 40 menit dari kota Sabang atau bisa menggunakan speed boat selama kurang lebih 1 jam dari Pulau Iboih Aceh.

Letaknya paling ujung Indonesia membuat Pulau Rondo sering dijadikan sebagai jalur perdagangan yang strategis antara Eropa dan Asia.

Berada di sisi terluar Indonesia membuat Pulau Rondo tidak dianjurkan untuk didatangi oleh wisatawan.

Alasan di kawasan Pulau Rondo ini banyak ditemukan hewan liar yang berbahaya seperti ular piton.

Selain itu, kondisi pengairan Pulau Rondo yang kotor juga membuat tidak layak untuk dikonsumsi. Perahu juga tidak bisa sembarang melintasi pulau ini karena memiliki arus yang kuat.

Letaknya yang berada dilaut lepas barat Indonesia, membuat Kawasan Pulau Rondo rawan mengalami abrasi.

Kondisi ini sering dimanfaatkan pihak asing untuk mengambil sumber daya yang ada di sana.

Sehingga pulau Rondo selalu mendapatkan penjagaan ketat dari TNI yang berjaga di titik-titik tertentu.

Pulau Rondo hanya memiliki 1 mercusuar yang digunakan untuk penjagaan pos anggota TNI dan petugas keamanan lain di Pulau Rondo, Aceh, Indonesia.

Keadaan alami di Pulau Rondo membuat semakin mudah ditemukan berbagai tanaman dan buah-buahan yang segar.

Perairan Aceh Indonesia dekat pulau Rondo dihuni oleh berbagai jenis ikan baik ikan hias atau ikan konsumsi seperti tuna, tenggiri dan kerapu.***

 

Rekomendasi