

inNalar.com – Soeharto merupakan seseorang yang berkuasa di Indonesia pada masa Orde Baru.
Setelah sukses meniti karir di bidang militer, Soeharto dilantik menjadi presiden pada tahun 1967.
Soeharto memimpin Indonesia selama 32 tahun dengan berbagai kontroversi yang ada hingga terjadi krisis pada tahun 1998.
Pada masa Orde Baru, Soeharto merupakan sosok yang cukup ditakuti oleh masyarakat.
Mengingat terdapat beberapa aktivis yang tiba-tiba menghilang atau kemunculan sosok ‘petrus’.
Namun, selama 32 tahun menjadi presiden ternyata terdapat sosok di balik Soeharto yang lebih berkuasa.
Sosok yang lebih berkuasa tersebut adalah Raden Ayu Hj. Siti Hartinah, istri Soeharto.
Raden Ayu Hj. Siti Hartinah atau yang dikenal sebagai ibu Tien itu lahir pada 23 Agustus 1923.
Masa kecilnya, ibu Tien hidup berpindah-pindah karena mengikuti penempatan tugas sang ayah sebagai Pamong Praja.
Pada saat menjadi ibu negara, sosok Ibu Tien ini berperan sangat penting untuk keputusan-keputusan yang dibuat oleh Soeharto.
Hal tersebut dikarenakan Soeharto merupakan pribadi yang sangat mempercayai masukan dari keluarganya.
Peran ibu Tien bagi keputusan yang diambil oleh Soeharto terlihat pada saat badai fitnah yang dialami oleh Soeharto.
Pada saat itu, Soeharto nyaris memutuskan berhenti dari Militer. Namun, ibu Tien menentang keras.
Soeharto pun mengurungkan niatnya untuk berhenti dari Militer dan menjadi supir taxi.
Selain itu, ibu Tien juga sangat berperan dalam pelarangan poligami bagi pejabat Indonesia.
Hal tersebut lah yang membuat ibu Tien dianggap lebih berkuasa darpada Soeharto pada masa Orde Baru.***