

inNalar.com – Kementerian PUPR memoles desain Bendungan di IKN, Kalimantan Timur tidak hanya sebatan pada sisi kecanggihan konstruksi bangunan dan kekayaan fungsinya.
Bendungan di IKN, Kalimantan Timur ini berhasil menarik perhatian masyarakat lantaran memiliki desain bergaya mewah pada bagian pintu utamanya.
Apabila kita masuk menuju Bendungan Sepaku Semoi yang berlokasi di IKN Kalimantan Timur ini, kita akan dikejutkan dengan visual mewah pintu utama dengan desain khas budaya lokal Kalimantan.
Baca Juga: Arema Kalahkan PSS Sleman Lewat Gol Gustavo Almaeda di BRI Liga 1, Ada yang Dapat Kartu Merah…
Terinspirasi dari budaya lokal Suku Dayak, ternyata 6 pilar pintu utama Bendungan Sepaku Semoi di Kalimantan Timur ini bentuknya seperti perisai Talawang.
Talawang merupakan tameng yang digunakan masyarakat suku Dayak saat berperang dan biasanya terbuat dari kayu ulin.
Kementerian PUPR pun mendesain pintu utama bendungan di IKN Kalimantan Timur ini dengan bentuk perisai Talawang tersebut dan bahannya pun sama, hanya saja ukurannya menjulang tinggi bak tameng raksasa.
Ternyata di balik desain mewah pintu utama Bendungan Sepaku Semoi tersebut, terdapat makna filosofis dan simbolis khusus.
Keberadaan ukiran pada desain pintu Talawang tersebut ternyata menjadi simbol sosial yang menggambarkan keharmonisan hubungan antara flora fauna dengan manusia.
Seolah pembangunan infrastruktur IKN Kalimantan Timur yang sangat memperhatikan aspek lingkungan baik bagi ekosistem flora dan fauna dan kebermanfaatan kehidupan manusia ini digambarkan secara filosofis melalui desain pintu utama Bendungan Sepaku Semoi ini.
Baca Juga: Dibangun Sejak 1911, Inilah Bendungan Pertama dan Tertua di Indonesia, Lokasinya Ada di Jawa…
Ukiran pada perisai Talawang yang menjadi desain khusus pintu utama bendungan ini disebut memiliki daya magis.
Apabila seseorang menggunakannya, maka ukiran Talawang tersebut mampu mendorong semangat pemiliknya hingga membuatnya menjadi sangat kuat.
Semakin modern zaman, penggunaan talawang tidak hanya digunakan dalam konteks peperangan saja, melainkan banyak menjadi inspirasi ornamen estetik di setiap bangunan yang ada di sudut kota.
Dikutip inNalar.com dari instagram @pupr_sda_kalimantan4, “Pembangunan IKN tidak hanya memperhatikan aspek teknis konstruksi dan aspek fungsional, namun juga memeprhatikan aspek estetika yang berasal dari sumber kebudayaan lokal tersebut.
Sebagai informasi tambahan, Bendungan Sepaku Semoi di Kalimantan Timur ini ditargetkan bakal menjadi pasokan air baku untuk IKN Nusantara, Balikpapan.
Selain itu, fungsi keberadaan bendungan ini pun sebagai upaya mengendalikan banjir di IKN Nusantara. ***