
inNalar.com – Pernahkah kamu bertanya-tanya penasaran, sebenarnya negara mana di hamparan bumi bulat ini yang pertama dan terakhir merasakan momen pergantian tahun baru 2025. Apakah Indonesia masuk sebagai pengawal atau pengakhir 365 hari ini?
Jika ada yang berpikir Jepang, sang Negeri Matahari Terbit atau pun Indonesia, adalah negara yang pertama kali merasakan pergantian tahun baru 2025 sayangnya jawabannya belum tepat.
Sebelum kita mengungkap negeri manakah yang dinobatkan sebagai pengawal dan pengakhir momen tahunan ini, yuk kita pahami dulu mengenai konsep penetapan waktu di dunia.
Tahukah bumi yang luasnya 510 juta kilometer persegi ini dibagi menjadi 24 zona waktu dan pautan waktu yang menjadi acuannya adalah Universal Time Coordinated atau yang disingkat dengan UTC.
Bagi sebagian orang bisa jadi lebih familiar dengan Greenwich Mean Time atau disingkat GMT, bukan? Zona waktu ini biasanya bisa menampilkan waktu dalam dua format, bisa menggunakan 24 jam atau 12 jam dengan versi pembagian waktu am atau pm.
Adapun mulai tahun 1967, UTC digunakan secara resmi sebagai standar penyebutan waktu, yaitu dengan format 24 jam, melansir dari laman Space pada Selasa, 31 Desember 2024.
Indonesia sendiri berada di zona waktu UTC +7. Adapun daratan negeri yang pertama kali merasakan pergantian Tahun Baru 2025 adalah sebuah pulau di Asia Pasifik yang zona waktunya UTC +14. Apakah kamu bisa menebak negara manakah itu?
Negara yang pertama mengalami pergantian Tahun Baru 2025 adalah Kiribati. Ibukotanya berada di Tarawa Selatan, pulau tersebut berada di Samudra Pasifik.
Luasnya pun hanya sekitar 811 kilometer persegi. Lantas, bagaimana dengan negara yang terakhir merasakan pergantian tahun 2025, Apakah Indonesia? Lagi-lagi sayangnya bukan negeri kita jawabannya.
Baca Juga: 5 Tempat Nonton Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta, Ada yang Gratis!
Negara yang terakhir kali merasakan pergantian Tahun Baru 2025 berada di wilayah Benua Amerika.
Namun bukan daratan kota seperti New York atau pun Los Angeles ya. Pasalnya, daratan yang merasakan pergantian tahun paling terakhir ada di sebuah pulau terjauh di ujung Amerika.
Namanya adalah Baker Island dan Howland Island yang letaknya berada di Samudera Pasifik. Kedua pulau ini berada di zona waktu UTC -12.
Namun kedua pulau ini disebut tidak berpenghuni. Jadi dapat dikatakan manusia yang merasakan tahun baru 2025 paling terakhir di dunia adalah mereka yang menghuni pulau bernama American Samoa yang memiliki zona waktu UTC-11.
Daratan American Samoa ini diselimuti 90 persennya hamparan hutan hujan. Populasi penghuninya per 2024 diketahui jumlahnya sebanyak 47.400 jiwa.
Baca Juga: Jadwal Man United vs Newcastle Premier League Siaran Langsung TV 31 Desember 2024, Apa Live di SCTV?
Indonesia bukan menjadi negara pertama atau pun yang terakhir merasakan pergantian tahun karena posisi UTC negara kita berada di zona waktu UTC +7.
Inilah daratan yang menjadi pemula dan pengakhir tahun 2025.***